Kompas.com - 05/05/2014, 07:36 WIB
Gary Becker, penerima Nobel Ekonomi 1992, meninggal pada usia 83 tahun, Sabtu (3/5/2014). Dia adalah ekonom yang mengaitkan prinsip ekonomi dengan kehidupan sosial, mulai dari kriminalitas, diskriminasi, hingga kehidupan keluarga. http://home.uchicago.eduGary Becker, penerima Nobel Ekonomi 1992, meninggal pada usia 83 tahun, Sabtu (3/5/2014). Dia adalah ekonom yang mengaitkan prinsip ekonomi dengan kehidupan sosial, mulai dari kriminalitas, diskriminasi, hingga kehidupan keluarga.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

CHICAGO, KOMPAS.com - Gary Becker, peraih Nobel Ekonomi 1992, meninggal dalam usia 83 tahun, menurut pernyataan dari University of Chicago, Minggu (4/5/2014). Becker adalah pakar yang menerapkan prinsip ekonomi untuk "membaca" perilaku manusia.

Becker merupakan murid langsung dari ekonom pasar bebas Milton Friedman, meninggal pada Sabtu (3/5/2014) setelah sakit keras. Pernyataan universitas yang ditayangkan dalam laman resminya tak memberikan rincian lebih lanjut tentang sakit Becker.

Selama karirnya, Becker menggunakan analisis ekonomi untuk mempelajari kriminalitas, diskriminasi, kecanduan, kependudukan, dan prinsip rumah tangga. "Gary adalah pemikir transformasional bagi dunia dan individu yang luar biasa," ujar pernyataan dari University of Chicago.

Becker mendapatkan gelar doktor ekonomi dari University of Chicago pada 1955 dan menerbitkan buku berjudul "Ekonomi Diskriminasi" dua tahun kemudian. Dia menyoroti prasangka terhadap kaum minoritas dalam prisma ekonomi.

Pada 1981 Becker menulis lagi sebuah buku berjudul "Risalah Keluarga". Dalam buku ini, Becker menyimpulkan bahwa perempuan yang bekerja ternyata memiliki lebih sedikit anak karena waktu mereka menjadi lebih berharga.

Awal karir Becker menimbulkan kontroversi. Ekonom lain mempertanyakan nilai analisisnya terkait masalah sosial. "Untuk waktu yang lama, jenis pekerjaan saya yang baik diabaikan atau sangat tidak disukai oleh ekonom terkemuka," tulis Becker dalam otobiografinya. "Saya dianggap berada di jalan keluar (dari bidang ekonomi) dan bukan benar-benar seorang ekonom."

Pada 2011, Becker mengatakan Amerika Serikat memiliki sedikit pilihan selain menunda pembayaran manfaat pensiun karena defisit besar anggaran. Dia pun meminta Kongres AS mempertimbangkan kenaikan usia pensiun menjadi 70 tahun bagi orang-orang yang tak cacat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Becker juga adalah penasihat ekonomi untuk Gubernur California dari Partai Republik, Arnold Schwarzenegger. Dia adalah lelaki kelahiran Pottsville, Pennsylvania, dengan gelar sarjana ekonomi dari Princeton University. Sempat menjadi asisten profesor ekonomi di University of Chicago, dia kemudian mengajar di Columbia University di New York. Pada 1970, Becker kembali ke University of Chicago.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.