Kompas.com - 01/05/2014, 22:23 WIB
Misfer (17) sempat berangkat berperang ke Suriah setelah mendengarkan anjuran seorang tokoh agama Arab Saudi. Al ArabiyaMisfer (17) sempat berangkat berperang ke Suriah setelah mendengarkan anjuran seorang tokoh agama Arab Saudi.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com -- Seorang pemuda Arab Saudi yang baru kembali dari bertempur di Suriah mencurahkan unek-uneknya dalam sebuah acara bincang-bincang di sebuah stasiun televisi Saudi.

Dalam acara itu, Misfer (17) mengaku merasa tertipu sejumlah tokoh agama yang menyarankan para pemuda untuk berjihad di Suriah melawan rezim Bashar al-Assad.

Awal tahun ini, Misfer berangkat ke Suriah setelah mendengarkan dakwah online seorang ulama yang menggunakan dalil-dalil agama untuk meyakinkan para pemuda bahwa berperang ke Suriah merupakan sebuah kewajiban seorang Muslim.

Berbicara dalam acara bincang-bincang "Al-Thamina ma Dawood" yang dipandu pembawa acara ternama Saudi, Dawood al-Shirian, Misfer mengakui pernyataan para pemuka agama itu yang membuatnya nekat berangkat ke Suriah.

"Saya pergi ke Suriah setelah menjelajahi internet dan menemukan beberapa orang menggunakan pernyataan Sheikh Arour terkait perang di Suriah. Pernyataan itu sangat memengaruhi saya dan membuat saya memutuskan untuk pergi ke Suriah," ujar Misfer.

Tanpa persetujuan kedua orangtuanya, Misfer mengatakan, dia memesan tiket penerbangan dari Jeddah menuju Antakya, Turki. Dari sana, dia membayar sejumlah uang untuk melintasi perbatasan Turki-Suriah di Latakia.

Di Suriah, Misfer kemudian bergabung dengan sejumlah pejuang Saudi yang sudah terlebih dahulu berada di Suriah. Di Suriah, Misfer bertugas untuk membantu para pejuang yang terluka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, setelah beberapa bulan berada di Suriah, ternyata kenyataan yang dilihatnya jauh berbeda dengan yang dibayangkannya selama ini.

"Semua seruan berjihad di Suriah adalah bohong. Para pemberontak minum alkohol dan bermain perempuan. Para pejuang front Al-Nusra juga tak jauh berbeda," kata remaja itu.

Melihat kenyataan itu, Misfer memutuskan untuk pulang ke Arab Saudi, tetapi khawatir akan hukuman yang menanti di tanah kelahirannya itu.

"Banyak warga Saudi (di Suriah) ingin pulang, tetapi mereka khawatir akan disiksa aparat keamanan Saudi. Saya nyaris memercayai hal itu sehingga saya terkejut saat tim medis menyambut saya di bandara dan membawa saya ke sebuah hotel," kenang Misfer.

Pada awal Januari, Dawood al-Shirian mewawancarai ibunda Misfer. Dalam wawancara itu, sang ibu menangis dan mengatakan bahwa seseorang memaksa Misfer untuk bergabung dengan para pejuang radikal di Suriah.

Dalam acara itu, Dawood al-Shirian mengecam sejumlah tokoh agama yang menggunakan media sosial untuk merekrut para pemuda Saudi berperang di Suriah.

Namun, wawancara dengan ibunda Misfer itu membuat sejumlah tokoh agama di Saudi berang dan menuding wawancara itu penuh rekayasa.



Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.