Kompas.com - 29/04/2014, 21:13 WIB
Warga mencoba memadamkan api yang menjilat tubuh seorang pria dan seorang politisi yang tengah menghadiri sebuah rekaman acara debat politik televisi di Sultanpur, India, Senin (28/4/2014). STR / AFPWarga mencoba memadamkan api yang menjilat tubuh seorang pria dan seorang politisi yang tengah menghadiri sebuah rekaman acara debat politik televisi di Sultanpur, India, Senin (28/4/2014).
EditorErvan Hardoko
NEW DELHI, KOMPAS.com -- Sebuah acara debat televisi di India berakhir dengan sebuah insiden mengerikan ketika seorang penonton membakar diri lalu memeluk seorang politisi lokal yang hadir dalam acara itu. Demikian keterangan kepolisian, Selasa (29/4/2014).

Acara debat pemilu India itu digelar di sebuah stasiun televisi milik pemerintah, Doordarshan. Acara debat tersebut direkam pada Senin (28/4/2014) di sebuah taman di Sultanpur, sebuah kota yang terletak 160 kilometer dari kota Lucknow.

Penonton itu, diidentifikasi polisi bernama Durgesh Kumar Singh, tiba-tiba muncul di antara 150 orang penonton, kemudian dia menyiram dirinya dengan bensin, membakar dirinya sebelum memeluk pemimpin Partai Bahujan Samaj, Kamruzzama Fauji.

Akibat insiden itu, kedua orang tersebut kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Singh menderita luka bakar hingga 95 persen, sedangkan Fauji terluka di 75 persen tubuhnya.

"Orang ini tiba-tiba melompat ke atas panggung, menyiram dirinya dengan bensin dan membakar dirinya sebelum memeluk politisi yang menjadi narasumber," kata seorang fotografer, Pankaj Kumar Gupta.

"Orang lain di lokasi terlalu terkejut untuk langsung bertindak," kata Gupta yang sempat mengambil foto kedua orang itu dilalap api.

Dua politisi lain yang hadir dalam acara tersebut, Ram Kumar Singh dan Chowdary Hriday Ram Verma, mengalami luka bakar ringan saat mencoba menyelamatkan kedua orang itu.

Polisi kini masih menyelidiki motif dari insiden bakar diri tersebut.

Stasiun televisi di India kerap menayangkan acara debat politik pada masa-masa pemilihan umum seperti saat ini. Acara debat itu biasa digelar di desa-desa atau tempat publik sehingga para politisi bisa menjawab pertanyaan langsung dari warga.

Pemilihan umum India, pesta demokrasi terbesar di dunia, berlangsung hingga 12 Mei mendatang dengan hasil perhitungan diharapkan sudah diketahui pada 16 Mei.

Partai oposisi Hindu nasionalis Bharatija Janata (BJP) diharapkan memenangi pemilu dan berkuasa setelah 10 tahun India dikendalikan Partai Kongres yang berhaluan kiri.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X