Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/04/2014, 07:56 WIB
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian Inggris, Kamis (24/4/2014), mencoba merangkul para perempuan Muslim negeri itu sebagai upaya untuk mencegah para pemuda Muslim Inggris pergi berperang di Suriah.

Para petinggi unit kontra-terorisme meluncurkan sebuah kampanye nasional untuk meningkatkan pemahaman terkait risiko akibat pergi dan berperang di Suriah, terutama bagi mereka yang hanya ingin menjalankan misi kemanusiaan.

Kampanye ini dipicu meningkatnya jumlag warga Inggris yang tertangkap akibat berangkat ke Suriah atau kembali dari negeri itu.

Tahun lalu, 25 orang ditahan akibat bepergian ke Suriah. Jumlah itu meningkat hingga 40 orang hanya dalam tiga bulan pertama 2014. Sejumlah orang yang ditahan ini telah dijerat dakwaan kejahatan terorisme.

"Kami semakin prihatin dengan semakin banyaknya para pemuda yang telah atau berencana ikut terlibat dalam perang Suriah," kata Helen Ball, kordinator nasional kontra-terorisme.

"Kami ingin meyakinkan masyarakat, khususnya perempuan, yang peduli dengan orang-orang yang mereka cintai, telah memiliki cukup informasi tentang apa yang bisa mereka lakukan untuk mencegah semua ini," tambah Helen.

Pekan lalu, seorang pria asal kota Brighton, pesisir selatan Inggris, Abubakar Deghayes mengatakan tiga putranya telah berangkat ke Suriah dan salah seorang dari mereka telah tewas dalam pertempuran.

Abdullah Deghayes (18) tewas awal bulan ini setelah meninggalkan Inggris pada Januari lalu. Sementara kakaknya, Amer Deghayes (20) menderita luka tembak di perutnya dalam pertempuran yang sama.

Sementara itu, Pusat Studi Internasional tentang Radikalisasi di King's College London memperkirakan antara 200 hingga 366 warga Inggris telah berangkat ke Suriah untuk ikut bertempur di negeri itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.