Boko Haram Klaim Dalangi Bom Terminal Bus Abuja

Kompas.com - 20/04/2014, 01:29 WIB
Puluhan mobil terbakar ketika sebuah bom meledak di saat jam sibuk di sebuah terminal bus di pinggiran kota Abuja, Nigeria menewaskan sebanyak 75 orang dan melukai ratusan orang lainnya. Kelompok militan Boko Haram mengaku mendalangi aksi teror itu. STR / AFPPuluhan mobil terbakar ketika sebuah bom meledak di saat jam sibuk di sebuah terminal bus di pinggiran kota Abuja, Nigeria menewaskan sebanyak 75 orang dan melukai ratusan orang lainnya. Kelompok militan Boko Haram mengaku mendalangi aksi teror itu.
EditorErvan Hardoko
ABUJA, KOMPAS.com - Pemimpin kelompok militan Boko Haram Abubakar Shekau, lewat sebuah rekaman video yang dikirimkan ke kantor berita AFP, Sabtu (19/4/2014), mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman di sebuah terminal bus yang menewaskan 75 orang.

"Kami yang melakukan serangan di Abuja," kata Shekau dalam video berdurasi 28 menit itu.

Duduk dengan senapan serbu AK-47 tersandar di bahu kirinya dan mengenakan seragam militer, Shekau menggunakan bahasa Arab dan Hausa yang banyak digunakan di Nigeri utara untuk menyampaikan pesannya itu.

Dalam video itu, Shekau juga mengindikasikan bahwa para pejuang Boko Haram sudah berada di ibu kota dan menunggu perintahnya. "Kami ada di dalam kotamu," kata Shekau mengarahkan pernyataannya kepada Presiden Goodluck Jonathan.


Pengeboman di terminal busa Nyanya di pinggiran kota Abuja adalah serangan terbesar pertama ke ibu kota Nigeria itu dalam dua tahun terakhir.

Beberapa jam setelah pengeboman di Abuja, sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah sekolah perempuan di timur laut Nigeria dan menculik 129 orang siswi.

Pemerintah Nigeria juga mengarahkan jarinya kepada Boko Haram terkait penculikan ratusan siswi sekolah itu. Sejauh ini, 44 orang siswa berhasil lolos dari penculikan dan militer Nigeria telah melakukan operasi besar-besaran untuk mencari keberadaan para gadis yang lain.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X