Orang Tertindas dan Menderita Diingat dalam Jumat Agung di Roma

Kompas.com - 19/04/2014, 09:00 WIB
Paus Fransiskus menjadi paus pertama yang wajahnya menghiasi sampul majalah ALBERTO PIZZOLI / AFPPaus Fransiskus menjadi paus pertama yang wajahnya menghiasi sampul majalah "Rolling Stone".
EditorCaroline Damanik

ROMA, KOMPAS.com — Kaum migran yang putus asa, pengusaha gagal yang bunuh diri, para perempuan korban penganiayaan, korban penyiksaan, dan semua orang yang menderita di dunia ini menjadi perhatian utama dalam perayaan Jumat Agung yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di koloseum di Roma, Jumat waktu setempat. Dengan kepala tertunduk dan mata tertutup, Paus bersama umat mendengarkan renungan yang dibacakan di tempat bersejarah yang berlokasi di pusat kota Roma tersebut.

Salah satu renungan yang dibacakan oleh aktris Italia, Virna Lisi, berisi tentang penderitaan anak-anak yang dipersenjatai dan menjadi tentara. Renungan lainnya berisi tentang kisah migran yang menempuh risiko kematian untuk mencapai garis pantai negara-negara makmur, para perempuan dan anak-anak yang menjadi korban perdagangan manusia, serta para narapidana yang mendekam di penjara yang penuh sesak.

Selain itu, renungan lain juga mengangkat kisah anak-anak yang kesehatannya mungkin terancam karena pembuangan limbah beracun di lingkungan mereka, khususnya tanah pertanian di dekat Naples, oleh perusahaan-perusahaan yang tak bertanggung jawab di Italia.

Tema renungan-renungan ini merupakan upaya Paus berusia 77 tahun itu untuk memusatkan perhatian gereja Katolik pada orang-orang yang tertindas dan menderita serta masyarakat yang terpinggirkan. Hal ini pula yang tecermin dari sejumlah aktivitas pada satu tahun pertamanya menjabat sebagai Paus. Dalam ziarah pertamanya di luar Roma, Paus Fransiskus mengunjungi pulau kecil di dekat Sisilia, tempat ribuan migran yang menyelundup tiba dengan perahu.

Menjelang akhir misa perayaan Jumat Agung, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa salib merupakan lambang dari beratnya dosa manusia.

"Keburukan seorang manusia adalah ketika mereka membiarkan dirinya dituntun oleh kejahatan," kata Paus yang mengenakan mantel putih di luar jubah putihnya.

Paus juga mengungkapkan bahwa cinta, kasih, dan pengampunan akan selalu membawa harapan. Dia lalu mengakhiri renungan dengan doa agar umat manusia yang mau mengakui dosanya bisa menemukan harapan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua orang yang mau meninggalkan dosanya di bawah salib yang berat akan menemukan kekuatan dari sebuah harapan," katanya lalu memberi berkat.

Sementara itu, di luar koloseum dan sepanjang jalan utama yang luas, puluhan ribu umat, wisatawan, dan warga Roma mengikuti renungan bersama-sama. Mereka berdiri sambil memegang buku doa dan lilin. Mereka juga diperkirakan akan hadir dalam Misa Minggu Paskah di St Petrus Square yang juga akan dipimpin oleh Paus Fransiskus dari Vatikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.