Kompas.com - 19/04/2014, 04:13 WIB
Presiden AS Barack Obama berjalan melintasi dua agen Secret Service di Bandara Schipol, Belanda.Tiga anggota Secret Service dipulangkan dari Belanda setelah ketahuan mabuk-mabukan sehari sebelum kedatangan Obama. PETER DEJONG / POOL / AFPPresiden AS Barack Obama berjalan melintasi dua agen Secret Service di Bandara Schipol, Belanda.Tiga anggota Secret Service dipulangkan dari Belanda setelah ketahuan mabuk-mabukan sehari sebelum kedatangan Obama.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pekan depan, Presiden Amerika Serikat akan memulai lawatan delapan hari ke kawasan Asia. Agenda kunjungan adalah masalah ekonomi tetapi tak tertutup kemungkinan masalah keamanan mengingat situasi dengan Rusia di Ukraina. Indonesia tak masuk dafttar kunjungan Obama ke Asia kali ini.

"Perjalanan presiden adalah kesempatan penting untuk menggarisbawahi terus fokus kami pada kawasan Asia-Pasifik," kata Susan Rice, penasihat keamanan nasional Obama, Jumat (18/4/2014), sebagaimana dikutip dari Associated Press.

"Presiden Obama mengejar strategi rebalancing ke wilayah Asia-Pasifik, mengingat wilayah ini merupakan daerah berkembang terbesar di dunia," imbuh Rice. Setengah dari pertumbuhan ekonomi di luar Amerika Serikat untuk lima tahun ke depan, ujar dia, diperkirakan akan berlangsung di kawasan ini.

Rice menambahkan pula di kawasan Asia ini ada pula sekutu-sekutu penting Amerika Serikat dalam pengembangan pemerintahan yang demokratis. "Jadi kami semakin melihat prioritas utama kami untuk terikat ke Asia, apakah itu untuk mengakses pasar baru atau mempromosikan ekspor atau melindungi kepentingan keamanan kami dan mempromosikan nilai-nilai inti kami," papar dia.

Perjalanan delapan hari Obama akan dimulai pada Selasa (22/4/2014). Kunjungan ini semula dijadwalkan pada musim gugur di akhir tahun lalu tetapi kemudian batal karena bersamaan dengan berhentinya layanan pemerintahan (shut down) terkait masalah anggaran Amerika pada Oktober 2013. Pembatalan tersebut sempat memunculkan keraguan tentang komitmen Amerika ke kawasan ini.

Rencananya, Obama akan berturut-turut mendatangi Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina. Jepang dan Malaysia sudah menyatakan siap menyambut Obama, termasuk jamuan makan malam mewah dengan Kaisar Jepang dan Raja Malaysia.

Kunjungan Obama ke Malaysia ini juga akan menjadi lawatan pertama presiden Amerika ke negeri jiran itu setelah terakhir kali dilakukan Lyndon B Johnson pada Oktober 1966. Sebelum ke Jepang, Obama akan mampir ke Oso, Washington, menyaksikan langsung tanah longsor di kawasan tersebut yang bulan lalu merenggut nyawa 39 warganya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.