Pejabat Korut Datangi Salon di London yang Pasang Foto Kim Jong Un

Kompas.com - 16/04/2014, 12:33 WIB
Penduduk Korea Utara 'wajib' memiliki potongan rambut Kim Jong-un. BBCPenduduk Korea Utara 'wajib' memiliki potongan rambut Kim Jong-un.
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM -- Sejumlah pejabat Korea Utara mendatangi salon rambut di London untuk mempertanyakan alasan pemakaian foto pemimpin negaranya, Kim Jong Un, pada poster penawaran jasa pemotongan rambut.

M&M Hair Academy di Ealing Selatan memasang poster iklan dengan kata-kata "Rambut Anda terlihat buruk hari ini?" di bawah foto Kim Jong Un.

Pemotong rambut Karim Nabbach mengatakan, mereka mengusir pejabat kedutaan, dan manajer salon melapor ke polisi.

Polisi kota London mengatakan, "Kami sudah berbicara dengan semua pihak yang terlibat dan tidak ada pengungkapan terjadinya pelanggaran."

Salon memasang poster pada tanggal 9 April dan sehari kemudian dua pria yang memperkenalkan diri sebagai pejabat kedutaan Korut mendatangi salon dan mendesak untuk bertemu dengan manajer Mo Nabbach.

Diusir

Karim Nabbach mengatakan, "Kami memasang poster tentang diskon pemotongan rambut pria selama bulan April. Saat itu salah satu berita terkini adalah tentang pria Korea Utara yang hanya diizinkan memiliki satu gaya potongan rambut."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak menyangka kedutaan Korea Utara hanya 10 menit jalan kaki dari salon. Hari berikutnya sejumlah pejabat Korea Utara mendatangi salon mendesak untuk berbicara dengan manajer."

"Dia mengatakan, 'Dengar, di sini bukan Korea Utara, ini Inggris, kami hidup dalam negara demokratis, jadi Anda harus keluar dari salon saya'."

Manajer kemudian melapor ke polisi tentang kunjungan tersebut dan diberitahu pihak kedutaan juga sudah menghubungi polisi.

"Sejak saat itu kami tidak menghadapi masalah, poster ini malah menjadi obyek wisata," kata Karim Nabbach.

Bulan lalu Radio Free Asia melaporkan, mahasiswa universitas di Korut diwajibkan mempunyai potongan rambut yang sama dengan pemimpin mereka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.