Kompas.com - 15/04/2014, 21:34 WIB
Foto ini diambil dari tayangan video yang menampilkan pemimpin kelompok militan Nigeria, Boko Haram, Abubakar Shekou yang mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan paling berdarah terakhir di Nigeria. HO / BOKO HARAM / AFPFoto ini diambil dari tayangan video yang menampilkan pemimpin kelompok militan Nigeria, Boko Haram, Abubakar Shekou yang mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan paling berdarah terakhir di Nigeria.
EditorErvan Hardoko
ABUJA, KOMPAS.com -- Sekelompok orang bersenjata yang diduga adalah anggota kelompok militan Boko Haram menculik sejumlah siswa sebuah sekolah menengah pertama di negara bagian Borno, Nigeria, dan membakar sebuah desa. Demikian keterangan seorang pejabat setempat, Selasa (15/4/2014).

"Banyak anak gadis diculik oleh orang bersenjata yang mengendarai iring-iringan kendaraan bermotor dan menyerang sekolah," kata Emmanuel Sam, seorang pejabat dinas pendidikan di kota Chibok, tempat serangan itu berlangsung.

Emmanuel Sam kini berada di Maiduguri, ibu kota Borno, setelah peristiwa penyerangan itu. Para penyerang diduga kuat adalah anggota kelompok militan Boko Haram, sebuah kelompok Islam radikal yang memberontak terhadap Pemerintah Nigeria sejak 2009.

"Orang-orang bersenjata itu naik truk dan sepeda motor. Mereka langsung menyerang sekolah. Mereka melumpuhkan tentara yang menjaga sekolah itu," kata seorang saksi mata.

Saksi itu mengatakan, sebenarnya tentara dikerahkan untuk memberikan penjagaan menjelang ujian tahunan. "Namun, penyerang melumpuhkan penjaga dan kemudian menculik para siswi," tambah saksi tersebut.

Dalam serangan awal tahun ini, juga di negara bagian Borno, sejumlah saksi mengatakan, para anggota Boko Haram mengepung para siswi, kemudian memaksa mereka untuk pulang ke desa masing-masing.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.