Kompas.com - 15/04/2014, 11:19 WIB
EditorEgidius Patnistik
DEN HAAG, KOMPAS.COM — Polisi Belanda menangkap seorang gadis remaja setelah ia diduga men-tweet sebuah ancaman terhadap maskapai penerbangan American Airlines. Dalam tweet-nya, remaja itu menyamar sebagai anggota Al Qaeda.

Remaja 14 tahun bernama Sarah itu "melapor (kepada kami) pagi ini, didampingi seorang anggota keluarga", kata juru bicara polisi Rotterdam, Roland Ekkers, Senin (14/4/2014). "Dia sudah ditahan, dan sidang terhadapnya segera dimulai."

Sarah rupanya mem-posting pesan di media sosial Twitter pada Minggu pagi, yang kemudian membuatnya berada dalam situasi sulit. "Halo, nama saya Ibrahim dan saya berasal dari Afganistan. Saya bagian dari Al Qaeda dan pada 1 Juni saya akan melakukan sesuatu yang benar-benar besar," bunyi pesan itu.

American Airlines kemudian menjawab, dengan mengatakan, "Sarah, kami anggap ancaman ini sangat serius. Alamat IP Anda dan rincian (ancaman) akan diteruskan ke pihak keamanan dan FBI."

Lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, mengatakan bahwa Sarahyang kicauannya (tweet) membuat ia mendapatkan ribuan pengikut barukemudian mati-matian berusaha untuk memperbaiki situasi. Dia kirim pesan baru berbunyi, "Saya minta maaf. Saya benar-benar merasa takut sekarang. Saya hanya membuat lelucon, tolong... saya hanya seorang gadis."

Pesan lain, yang diterbitkan NOS, berbunyi, "Saya tidak akan memberi tahu orangtua saya. Mereka akan memberi tahu saya untuk menghapus akun saya, omg... itu akan menjadi akhir hidup saya. Saya selalu ingin terkenal, tetapi saya bermaksud terkenal seperti Demi Lovato, bukan seperti Osama bin Laden."

Ekkers mengatakan, polisi kini sedang menyelidiki kasus itu. Dia menambahkan, belum jelas berapa lama Sarah akan berada dalam tahanan. "Kami ingin mencari tahu apa motif dia."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.