Kompas.com - 15/04/2014, 05:37 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

NEW YORK, KOMPAS.com - Mantan agen Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) Edward Snowden mengatakan penghargaan Pulitzer untuk kategori Pelayanan Publik berdasarkan dokumen darinya, merupakan pembenaran atas pengungkapan operasi pengawasan pemerintah Amerika Serikat yang dia lakukan itu.

Snowden mengungkapkan pernyataan itu, Senin (14/4/2014), ketika Freedom of the Press Foundation memberikan ucapan selamat kepada The Washington Post dan The Guardian atas penghargaan Pulitzer yang mereka dapatkan atas tulisan berdasarkan dokumen yang diungkap Snowden.

Penghargaan Pulitzer untuk kategori Pelayanan Publik merupakan penghargaan tertinggi di ajang tahunan jurnalistik di Amerika Itu. Snowden sejak awal 2014 merupakan anggota dari badan nirlaba Freedom of the Press Foundation.

"Penghargaan ini merupakan pembenaran bagi semua orang yang percaya bahwa masyarakat memiliki peran dalam pemerintahan," kata Snowden. "Karya mereka telah memberi kita masa depan yang lebih baik dan demokrasi yang lebih akuntabel."

Menurut Snowden, wartawan bekerja menghadapi tekanan yang luar biasa dan ada beragam tekanan lain yang bisa membuat mereka berhenti membuat pelaporan. Sebelumnya diberitakan, berita tentang keberadaan program mata-mata oleh NSA memperlihatkan pemerintah telah mengumpulkan jutaan informasi dari warga negaranya sendiri lewat jalur pembicaraan telepon maupun e-mail.

Dasar hukum yang dipakai pemerintah Amerika adalah interpretasi klasifikasi hukum atas peraturan-perundangan yang disahkan setelah peristiwa serangan 11 September 2001. Pengungkapan dokumen Snowden memicu perdebatan di Amerika Serikat terhadap privasi keamanan.

Pulitzer terkait dokumen Snowden dianugrahkan untuk karya jurnalistik yang ditulis oleh Barton Gellman di The Washington Post serta untuk Glenn Greenwald, Laura Poitras, dan Ewan MacAskill dari The Guardian.

"Ini menakjubkan," kata Poitras di New York. "Ini adalah bukti untuk keberanian Snowden, pembenaran atas keberaniannya yang membiarkannya publik tahu apa yang pemerintah lakukan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.