Endapan Lumpur Samudra Hindia Persulit Pencarian Malaysia Airlines

Kompas.com - 11/04/2014, 17:18 WIB
Seorang pilot di pesawat patroli AP-3C Orion sedang berusaha mencari keberadaan pesawat MH370 ABCSeorang pilot di pesawat patroli AP-3C Orion sedang berusaha mencari keberadaan pesawat MH370
EditorErvan Hardoko

PERTH, KOMPAS.com — Sebuah pesawat P3 Orion Australia telah mendeteksi satu lagi kemungkinan sinyal dari kotak hitam perekam penerbangan pesawat Malaysia Airlines MH370. Namun, pencarian ke dasar laut Samudra Hindia akan dipersulit oleh endapan lumpur.

Marsekal Angus Houston yang memimpin operasi pencarian mengatakan, pesawat tersebut mendeteksi sinyal dekat kapal Angkatan Laut Australia (AL Australia), Ocean Shield, pada Kamis (10/4/2014).

Kata Houston, analisis lebih jauh pun diperlukan. Namun, sinyal itu mungkin berasal dari sebuah sumber buatan manusia.

Area pencarian telah dipersempit dari 75.000 kilometer persegi menjadi sekitar 58.000 kilometer persegi setelah empat sinyal dideteksi di sebuah area yang berjarak kurang dari 40 kilometer dengan sebuah alat pencari milik AL Amerika yang dipasang oleh Ocean Shield.

Sinyal kelima dideteksi oleh pesawat yang menangkap transmisi dari sebuah alat pendengar yang dipasang dekat kapal Ocean Shield. Pusat area pencarian terletak kira-kira 2.280 kilometer di barat laut Perth.

Kotak hitam perekam penerbangan mungkin akan memberi jawaban tentang apa yang terjadi pada pesawat itu, yang membawa 227 penumpang dan 12 kru ketika hilang pada 8 Maret, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Baterai dari kotak hitam itu mungkin sudah mati setelah 30 hari sehingga upaya untuk menemukannya di dasar laut menjadi lebih sulit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya pencarian kini difokuskan pada dua area, pesawat dan kapal-kapal di area sekitar 2.240 kilometer di barat laut Perth serta sebuah area lebih kecil sekitar 600 kilometer lebih dekat ke kota di Australia Barat tersebut. Para pakar berpendapat, operasi ini merupakan tugas yang sangat sulit.

"Bekerja dekat dasar laut sangat sulit karena ini adalah wilayah yang belum dikenal. Belum ada orang yang pernah ke sana sebelumnya," kata pakar kelautan Universitas NSW, Erik van Sebille.

Marsekal Udara Houston setuju dan memperingatkan, karena lautnya sangat dalam, upaya mencari pesawat yang hilang itu akan sangat sulit.

Kondisi endapan lumpur di dasar laut juga memperumit upaya pengambilan kotak hitam.

"Endapan lumpur adalah materi yang cenderung sangat dalam. Sesuatu yang jatuh ke sana akan ditelan oleh endapan lumpur di dasar laut," kata Erik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.