Kompas.com - 11/04/2014, 09:30 WIB
Presiden AS Barack Obama (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT G-20 di St. Petersburg, Rusia. Separuh rakyat AS percaya AS-Rusia akan kembali terlibat APPresiden AS Barack Obama (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT G-20 di St. Petersburg, Rusia. Separuh rakyat AS percaya AS-Rusia akan kembali terlibat "perang dingin".
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM -- Presiden AS Barack Obama mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel pada Kamis (10/4/2014) bahwa Amerika Serikat dan sekutunya harus mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia jika Negari Tirai Besi itu meningkatkan krisis atas Ukraina.

"Presiden menekankan perlunya Amerika Serikat, Uni Eropa, dan para mitra global lainnya bersiap untuk menanggapi eskalasi lanjutan Rusia dengan menerapkan sanksi tambahan," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan terkait pembicaraan telepon antara Obama dan Merkel.

Kaum separatis pro-Rusia di Ukraina timur mengatakan, "tampaknya dengan dukungan Moskwa, melanjutkan sebuah kampanye hasutan dan sabotase untuk merusak dan menggoyahkan Ukraina," tambah pernyataan tersebut. "Para pemimpin sekali lagi menyerukan kepada Rusia untuk memindahkan pasukannya dari wilayah perbatasan."

Kamis pagi kemarin dalam pertemuan Bank Dunia/IMF di Washington, Menteri Keuangan AS Jacob Lew juga menyampaikan peringatan yang sama kepada rekan dari Rusia-nya, Menteri Keuangan Anton Siluanov.

Ukraina sedang menghadapi krisis baru setelah kehilangan Crimea yang bergabung ke Rusia, dan hubungan antara Moskwa dan Barat telah mencapai posisi terendah baru pasca-Perang Dingin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.