Kompas.com - 10/04/2014, 15:51 WIB
Seorang aktivis mengibarkan bendera Rusia di balkon sebuah gedung pemerintah yang mereka duduki di kota Donetsk, Ukraina setelah proklamasi kemerdekaan kota tersebut. Alexander KHUDOTEPLY / AFPSeorang aktivis mengibarkan bendera Rusia di balkon sebuah gedung pemerintah yang mereka duduki di kota Donetsk, Ukraina setelah proklamasi kemerdekaan kota tersebut.
EditorErvan Hardoko
KIEV, KOMPAS.com - Penjabat presiden Ukraina Oleksandr Turchynov, Kamis (10/4/2014), menjanjikan tidak akan menjatuhkan hukumn kepada aktivis pro-Rusia yang menduduki sejumlah gedung pemerintahan jika mereka meletakkan senjata dan mengakhiri pendudukan.

"Jika mereka meletakkan senjata dan meninggalkan gedung-gedung pemerintahan, kami jamin kami tidak akan mengajukan tuntutan hukum terhadap mereka. Dan saya siap menjaminnya lewat dekrit presiden," kata Turchynov di depan parlemen.

Tekanan terhadap pemerintahan interim Ukraina semakin tinggi setelah para aktivis pro-Kremlin menduduki sejumlah gedung pemerintah dan menyatakan kemerdekaan sejumlah kota di wilayah timur negeri itu.

Padahal, pemerintah tengah menghadapi masalah lain yaitu naiknya pembayaran gas hingga 80 persen setelah Rusia menghentikan diskon harga yang selama ini dinikmati Ukraina.

Kebuntuan baru kini terjadi di sekitar gedung pemerintahan di kota industri Donetsk dan markas kepolisian di kota Lugansk di wilayah paling timur Ukraina.

Para aktivis kota Donetsk, sebelumnya telah menyatakan Donetsk sebagai sebuah republik berdaulat sementara rekan-rekan mereka di kota Luganks menerobos ke kantor kepolisian merampas berbagai jenis senjata api dari sana.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X