Sudah Dipenjara 25 Tahun, Baru Dibilang Tak Bersalah...

Kompas.com - 10/04/2014, 09:39 WIB
Ilustrasi google.comIlustrasi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

NEW YORK, KOMPAS.com -- Seorang pria New York, Amerika Serikat, Rabu (9/4/2014), menikmati kebebasan setelah menjalani hukuman penjara selama 25 tahun. Lelaki ini baru saja dibebaskan dari hukuman untuk kejahatan yang dinyatakan tak pernah dia lakukan.

Jonathan Fleming (51) dinyatakan bersalah pada 15 Agustus 1989 karena menembak saingannya berjualan narkoba di Brooklyn, Darryl Rush. Fleming terus mempertahankan alibinya bahwa pada saat kejadian dia sedang berada di Orlando, Florida, bersama keluarganya.

Saat itu, jaksa mendapatkan daftar berisi 53 penerbangan yang bisa ditumpangi Fleming untuk membunuh Rush di New York meskipun menggunakan alibi sedang berada di Florida itu. Berdasarkan daftar penerbangan itu, Fleming dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman minimal 25 tahun hingga maksimal seumur hidup.

Namun, Selasa (8/4/2014), Jaksa Brooklyn Kenneth Thompson membatalkan hukuman itu setelah perkara Fleming dibuka kembali. "Berdasarkan fakta-fakta alibi kunci yang menempatkan Fleming di Florida pada saat pembunuhan itu, saya memutuskan mengabaikan semua tuduhan terhadap dirinya demi keadilan," ujar dia.

Thompson terpilih menjadi jaksa wilayah tersebut pada November 2013. Dalam kampanyenya dia berjanji akan melakukan pembersihan di kantor jaksa wilayah. Fleming memiliki bukti pembayaran dari hotel di Florida tertanggal 14 Agustus 1989 dengan stempel yang mencantumkan waktu pembayaran pukul 21.27 waktu setempat.

"Di persidangan, Fleming mempertahankan alibinya dan kuitansi itu mendukung pembelaan dirinya," kata Thompson. Putusan atas perkara Fleming ini merupakan satu dari puluhan kasus di Brooklyn yang akan kembali diperiksa oleh unit khusus yang dipimpin profesor hukum dari Harvard, Ronald Sullivan, melibatkan tiga pengacara independen.

Thompson menambahkan, unit khusus tersebut juga telah menghubungi pacar Fleming pada saat itu. Menurut perempuan itu, Flemming menelepon dirinya dari Florida pada 15 Agustus 1989. "Informasi tersebut dikuatkan catatan telepon," ujar dia.

Saksi lain yang sebelumnya mengatakan melihat Fleming menembak Rush, telah pula menarik kembali kesaksian. Sebagian kesaksian lain ditemukan tak kredibel. Beberapa kasus lain yang ditangani Louis Scarcella, sekarang pensiunan detektif polisi, akan dibuka kembali karena mencuat dugaan penggunaan metode ilegal dalam penentuan tersangka perkara.




Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X