Pemerintah Banglades Tutup Empat Pabrik Garmen

Kompas.com - 09/04/2014, 19:45 WIB
Rana Plaza, pabrik garmen yang ambruk dan menewaskan lebih dari 1.000 orang, ternyata awalnya dirancang sebagai pusat perbelanjaan. Hal ini diungkapkan sang arsitek yang dipekerjakan untuk mendesain Rana Plaza. bdonline.co.ukRana Plaza, pabrik garmen yang ambruk dan menewaskan lebih dari 1.000 orang, ternyata awalnya dirancang sebagai pusat perbelanjaan. Hal ini diungkapkan sang arsitek yang dipekerjakan untuk mendesain Rana Plaza.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pemerintah Banglades menutup total empat pabrik garmen serta menutup sementara dua pabrik garmen lainnya. Alasan penutupan itu, tulis AFP  pada Rabu (9/4/2014) karena konstruksi bangunan pabrik-pabrik itu membahayakan.

Menurut catatan terkumpul, kebijakan ini merupakan bagian dari pengecekan terhadap 1.500 pabrik garmen di seluruh Banglades. Pemerintah tidak ingin kasus ambruknya bangunan pabrik yang menewaskan ribuan buruh terulang lagi.

Catatan menunjukkan, empat pabrik itu terletak di Chittagong. Sementara, dua pabrik yang ditutup sebagian ada di Dhaka, kata Kepala Departemen Inspeksi Pabrik Syed Ahmed.

Lembaga itu menyewa perusahaan inspeksi asing sebagai induk dari sekitar 150 pengusaha Barat di Banglades. Para pengusaha itu sudah memberikan tanda bahaya ihwal pembenahan infrastruktur.

Para pengusaha Barat memang sempat mengancam menghentikan produksi di Banglades. Pada satu bulan silam, lantaran tiga perusahaan garmen hengkang dari Banglades, 4.000 buruh tekstil kehilangan pekerjaan.

Kini, Banglades adalah negara produsen tekstil dan produk tekstil yang menempati posisi terbesar kedua. Diperlukan dana 22 miliar dollra AS untuk menghapus kemiskinan di negara itu.   

Runtuhnya pabrik tekstil dan produk tekstil Rana Plaza pada 24 April 2013 menewaskan sekitar 1.135 orang. Hal itu menunjukkan kalau sektor garmen tak punya keamanan memadai bagi pekerjanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X