Peterjun Payung Norwegia Nyaris Dihantam Meteorit

Kompas.com - 04/04/2014, 21:43 WIB
Anders Helstrup (kanan) bersama wartawan situs berita nrk.no sedang menyaksikan rekaman bongkahan meteorit yang melesat tak jauh dari parasut pria itu. nrk.noAnders Helstrup (kanan) bersama wartawan situs berita nrk.no sedang menyaksikan rekaman bongkahan meteorit yang melesat tak jauh dari parasut pria itu.
EditorErvan Hardoko
OSLO, KOMPAS.com - Seorang peterjun payung asal Norwegia lolos dari maut setelah nyaris terhantam sebuah meteorit yang melesat tak jauh dari dirinya.

Kisahnya berawal saat Anders Helstrup dan kawan-kawannya anggota Oslo Parachute Club melompat dari sebuah pesawat terbang kecil di Norwegia.

Setelah beberapa saat melayang di udara dan kemudian membuka payungnya, Anders merasakan sesuatu yang tidak pada tempatnya. Namun, dia baru mengetahui "sesuatu" itu setelah melihat rekaman dari kamera video yang ditaruh di helmnya. Dia melihat sebongkah benda mirip batu melesat tak jauh dari dirinya.

"Saat kami menghentikan fim itu, kami bisa melihat dengan jelas sebuah benda mirip batu," kata Anders kepada situs berita Norwegia, nrk.no. Awalnya, kata Anders, dia mengira benda itu berasal dari dalam tas yang memuat parasutnya. Namun, benda itu terlalu besar untuk masuk ke dalam tasnya.

Untuk memuaskan rasa penasarannya, Anders kemudian menghubungi Museum Sejarah Alam di Oslo untuk mencari tahu benda apa yang nyaris menghantam dirinya itu.

"Film itu memicu sensasi di kalangan komunitas peneliti meteorit. Mereka nampaknya yakin benda itu adalah sebuah meteorit, mungkin saya satu-satunya yang masih skeptis," ujar dia.

Salah satu yang meyakini benda itu adalah meteorit adalah ahli geologi, Hans Amundsen. "Benda itu pasti meteorit. Bentuknya khas meteorit, satu sisi terdapat patahan baru dan di sisi lain terlihat bundar," kata Amundsen.

Kini pencarian dilakukan untuk menemukan benda langit yang diperkirakan jatuh di kawasan Hedmark, Norwegia itu.



Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X