Inggris Perintahkan Penyelidikan terhadap Ikhwanul Muslimin

Kompas.com - 01/04/2014, 09:47 WIB
Seorang pendukung Muhammad Mursi membawa sebuah bendera bergambar wajah presiden Mesir terguling itu di luar kompleks akademi kepolisian Kairo lokasi sidang pengadilan Mursi, Senin (4/11/2013). KHALED DESOUKI / AFPSeorang pendukung Muhammad Mursi membawa sebuah bendera bergambar wajah presiden Mesir terguling itu di luar kompleks akademi kepolisian Kairo lokasi sidang pengadilan Mursi, Senin (4/11/2013).
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, memerintahkan penyelidikan terhadap Ikhwanul Muslimin terkait kekhawatiran bahwa kelompok itu sedang merencanakan kegiatan radikal di Inggris, kata kantor Cameron, Selasa (1/4/2014).

Kantor Cameron di Downing Street Nomor 10, London, membenarkan laporan di harian Times bahwa dia telah meminta badan-badan intelijen untuk mengumpulkan informasi tentang "filosofi dan kegiatan" Ikhwanul dan potensi ancamannya terhadap Inggris.

Pemerintah Inggris bertindak menyusul laporan bahwa para pemimpin Ikhwanul telah bertemu di London tahun lalu untuk menentukan tanggapan mereka terhadap krisis Mesir, yang dipicu ketika salah satu anggota terkemuka mereka, Mohamad Mursi, ditumbangkand dari kursi presiden negara itu, lapor Times. Sejak itu, Ikhwanul dituding Kairo telah mendalangi kampanye kekerasan.

Juru bicara kantor Cameron mengatakan, "Perdana Menteri telah membentuk sebuah badan internal pemerintah untuk memeriksa filosofi dan kegiatan Ikhwanul Muslimin dan kebijakan pemerintah (Inggris) terhadap organisasi itu." Pemeriksaan itu dipimpin oleh Duta Besar Inggris untuk Arab Saudi, John Jenkins.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X