Kompas.com - 27/03/2014, 15:32 WIB
Kardinal George Pell AFPKardinal George Pell
EditorEgidius Patnistik
SYDNEY, KOMPAS.COM — Pemimpin umat Katolik Australia, Kardinal George Pell, Kamis (27/3/2014), meminta maaf kepada seorang korban pelecehan seksual anak. Ia mengatakan, pembelaan gereja atas kasus yang korban ajukan bisa dilihat sebagai salah secara moral, walaupun hal itu benar secara legal.

Kardinal Pell, yang baru-baru ini ditunjuk Paus Fransiskus untuk mengepalai sebuah kementerian keuangan baru Vatikan, memberikan bukti terkait kasus itu kepada sebuah komisi yang menangani masalah pelecehan seksual anak di Australia. Ketika mengakhiri kesaksiannya, ia meminta maaf kepada mantan putra altar, John Ellis, yang dilecehkan seorang imam Katolik sejak usia 13 tahun.

Ellis menggugat gereja untuk mencari kompensasi dari Keuskupan Agung Sydney, yang saat itu dipimpin Pell. Namun, gugatannya kalah.

Pell mengatakan bahwa membela kasus itu secara legal sudah tepat, meskipun ia tidak menyangkal bahwa Ellis, sekarang seorang dewasa, menderita di tangan imam paedofil Aidan Duggan yang kini sudah meninggal. "Saya tidak pernah memikirkan untuk melakukan sesuatu yang tidak benar dan saya tidak yakin bahwa pengacara kami pernah menyarankan sesuatu yang secara hukum tidak tepat," kata Pell.

Namun, dia mengakui bahwa menerapkan sikap tegas seperti itu terhadap seorang korban pelecehan dapat dilihat sebagai kegagalan moral, dan meminta maaf kepada Ellis. "Sebagai mantan uskup agung dan secara pribadi, saya ingin mengatakan kepada Pak Ellis bahwa kami gagal dalam banyak hal, beberapa secara tidak sengaja, dalam menjalankan tanggung jawab moral dan pastoral kami kepadanya," kata Pell dalam permintaan maaf itu.

"Saya ingin mengakui penderitaannya dan dampak dari masalah mengerikan ini terhadap hidupnya. Sebagai orang yang saat itu menjadi Uskup Agung, saya harus mengambil tanggung jawab utama, dan ini yang saya lakukan."

Pell, yang tidak dituduh telah melakukan pelecehan seksual, mengatakan pada awal pekan ini bahwa kesalahan telah dilakukan oleh dirinya dan orang-orang lain dalam Gereja yang mengakibatkan Ellis dan Keuskupan Agung Sydney seperti menjauhkan diri dan bukannya membawa penyembuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan lalu Paus Fransiskus memercayakan kepada Pell, mantan Uskup Agung Sydney, sebuah posisi yang membuatnya menjadi salah satu orang paling penting dalam Gereja Katolik. Pell ditugaskan untuk membantu perombakan pemerintahan pusat Vatikan yang banyak dikritik menyusul gelombang skandal, termasuk tuduhan pemborosan, korupsi, dan bahkan pencucian uang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.