Pemerintah Seoul Perketat Iklan Operasi Plastik pada Kendaraan Umum

Kompas.com - 26/03/2014, 19:14 WIB
Seorang wanita yang mengoperasi mulutnya bak senyum Joker SHINESeorang wanita yang mengoperasi mulutnya bak senyum Joker
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pemerintah Seoul bakal memperketat pemasangan iklan operasi plastik yang dipasang pada kendaraan umum. Menurut pernyataan resmi pada Rabu (26/3/2014), maraknya iklan operasi plastik bisa memunculkan obsesi tak sehat terhadap penampilan seseorang.

Menurut warta AP  hari ini, Korea Selatan (Korsel) khususnya Seoul sudah begitu sohor dengan operasi plastik. Maka, tak mengherankan kalau iklan operasi plastik begitu mendominasi jalan-jalan raya, kereta api bawah tanah, halte bus, dan di kursi penumpang bus. Iklan itu biasanya menampilkan foto-foto keberhasilan operasi plastik.

Stasiun Kereta Api Bawah Tanah Apgujong, di Distrik Gangnam, misalnya, hampir separuh iklan bertemakan operai plastik. Gangnam adalah pusat ribuan klinik operasi plastik.

Nantinya, kebijakan baru pemerintah Seoul itu hanya akan menempatkan iklan operasi plastik pada porsi 20 persen. "Kami menemukan bukti kalau keluhan dari warga masyarakat soal dampak operasi plastik makin menanjak angkanya,"kata pernyataan pemerintah Kota Seoul sebagaimana pernyataan salah seorang pejabatnya, Lee Chang-Min.

Catatan pemerintah Kota Seoul menunjukkan kalau pada Maret tahun ini, seorang perempuan berusia 34 tahun tewas pascaoperasi plastik di hidungnya. Korban mengalami gangguan pernapasan.

Sebelumnya, seorang remaja perempuan tewas setelah mengalami koma usai menjalankan operasi plastik di bagian hidung. Insiden itu pada Desember 2013.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X