Habibie Duga MH370 Malaysia Airlines Meledak di Ketinggian 10 Km

Kompas.com - 21/03/2014, 02:55 WIB
Foto satelit menunjukkan 2 objek yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines. Pemerintah Australia, Kamis (20/3/2014), mengumumkan temuan dua obyek yang diduga berhubungan dengan pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014). AMSAFoto satelit menunjukkan 2 objek yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines. Pemerintah Australia, Kamis (20/3/2014), mengumumkan temuan dua obyek yang diduga berhubungan dengan pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Presiden yang di tataran internasional juga diakui sebagai pakar pesawat terbang, BJ Habibie, berpendapat pesawat Boeing 777-200ER berkode penerbangan MH370 milik Malaysia Airlines yang hilang sejak 8 Maret 2013 meledak di udara.

"Saya yakin bahwa pesawat yang dicari itu tidak akan ditemukan (puingnya) karena pesawat terbang itu meledak berkeping-keping di atas ketinggian 10 kilometer," kata Habibie di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/3/2014).

Habibie mengatakan, ledakan dapat saja dipicu kebocoran tangki bahan bakar di sayap pesawat. Namun, dia mengatakan penyebab utama ledakan akan diketahui dari kotak hitam pesawat.

"Saya tidak bisa katakan apakah disebabkan dari sayap atau mesin pesawat karena kasihan pihak yang membuat komponen tersebut," ujar Habibie.


Yang jelas, kata dia seperti dikutip dari Tribunnews.com, pesawat saat hilang kontak masih memiliki bahan bakar nyaris penuh karena baru lepas landas.

Habibie memperkirakan pilot tidak sempat menginformasikan ketidakberesan pesawat karena sempitnya waktu antara dia mengetahui ada masalah pada pesawat dan ledakan.

"Namun, dia (pilot) baru melihat deteksi pada monitor, (pesawat) lalu meledak. Mungkin karena itu pilot tak sempat mengontak dan tak sempat melaporkan kondisi SOS," ujar dia.

Informasi bahwa pesawat mengubah arah penerbangan, menurut Habibie kemungkinan adalah karena pilot melihat papan kontrol memunculkan informasi ada yang tak beres pada pesawat.

Meski demikian, imbuh Habibie, kepastian tentang apa yang terjadi dengan pesawat hanya bisa diketahui dari kotak hitam. Karenanya, kotak yang pada kenyataannya berwarna oranye itu harus ditemukan.

Bila analisisnya bahwa pesawat meledak di ketinggian 10 kilometer itu benar, ujar Habibie, kepingan pesawat akan terlempar ke berbagai arah. "Tidak satu arah."

Pesawat ini hilang dengan 239 orang di atasnya, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, Kuala Lumpur.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X