Kompas.com - 20/03/2014, 15:12 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Pada pekan ini, otoritas Crimea melengkapi persyaratan legalitas bergabung ke Rusia. "Kami berharap upaya itu rampung secepatnya," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskwa sebagaimana warta AP  pada Kamis (20/3/2014).

Sejauh ini, otoritas Crimea dan Sevastopol, terang Lavrov, sedang melakukan persiapan untuk melengkapi pakta perjanjian dengan Rusia. "Rusia tetap memberikan perlindungan bagi kepentingan rakyat Rusia," kata Lavrov menekankan.

Pada Rabu kemarin, Rusia mulai mengeluarkan izin paspor bagi warga Semenanjung Crimea. Pada Selasa (18/3/2014), Presiden Rusia Vladimir Putin meneken perjanjian dengan para pemimpin Crimea untuk menerima Republik Crimea dan kota Sevastopol menjadi bagian dari wilayah Rusia.

Selanjutnya, pada Kamis ini, majelis rendah Rusia, Duma, juga tengah menyiapkan ratifikasi perjanjian tersebut. Crimea yang awalnya menjadi republik otonomi milik Ukraina memisahkan diri secara sepihak melalui referendum. Hasilnya, 96,6 persen pemilih ingin agar Crimea bergabung ke Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.