Penyidik Cari "File" yang Dihapus dari Simulator Milik Pilot MH370 Malaysia Airlines

Kompas.com - 20/03/2014, 00:47 WIB
Waypoint pesawat Malaysia Airlines MH370. Sumber: http://airinfodotorg.files.wordpress.com/ http://airinfodotorg.files.wordpress.com/Waypoint pesawat Malaysia Airlines MH370. Sumber: http://airinfodotorg.files.wordpress.com/
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Para penyidik Malaysia dengan bantuan Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat mencoba memulihkan file yang dihapus dari perangkat simulator Boeing 777 di rumah pilot pesawat Malaysia Airlines yang hilang.

Kepala Kepolisian Malaysia Khalid Abu mengatakan, file berisi data simulasi memakai alat tersebut diketahui dihapus pada 3 Februari 2014. Peralatan simulator Boeing 777 ditemukan di rumah Kapten Zaharie Ahmad Shah, pilot dari penerbangan MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014.

Meski demikian, Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein mengatakan pada konferensi pers, Rabu (19/3/2014), bahwa Zaharie tetap dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah melakukan kesalahan. Dia pun mengatakan, keluarga Zaharie membantu proses penyidikan ini.

Tidak ada konfirmasi apakah bagi penyidik penghapusan file dari peralatan elektronik tersebut tak biasa terjadi. Mereka hanya mengatakan ingin memeriksa file untuk setiap jalur penerbangan yang tak biasa yang diperkirakan dapat membantu menjelaskan lokasi pesawat saat ini.

Pejabat Amerika Serikat yang berbicara dengan syarat anonimitas, mengatakan, FBI menyediakan data untuk dianalisis. Adapun Jaksa Agung Amerika Serikat Eric Holder menyatakan para penyelidik negaranya akan membantu dengan cara apa pun yang bisa dilakukan.

Malaysia Airlines berkode penerbangan MH370 membawa 239 penumpang dan kru, seharusnya menempuh rute Kuala Lumpur-Beijing. Namun, beberapa saat setelah lepas landas pada Sabtu (8/3/2014) dini hari, pesawat tersebut hilang kontak dengan menara kontrol lalu lintas udara.

Pemerintah Malaysia belum mengesampingkan beragam kemungkinan atas pesawat ini. Namun, salah satu temuan menyatakan pesawat diduga sengaja berganti arah dari rute penerbangan yang seharusnya, dan sengaja mematikan sistem komunikasi baik data maupun suara. Sejauh ini Malaysia dan para penyidik menyatakan belum tahu apa yang terjadi di dalam pesawat maupun latar belakangnya.

Dua area penerbangan menjadi cakupan wilayah pencarian pesawat ini, melibatkan 26 negara. Regangan wilayah pencarian membentang dari Kazakhstan di Asia Tengah hingga kawasan selatan Samudra Hindia. Kemungkinan yang terus dikaji dari kejadian ini mulai dari pembajakan, sabotase, terorisme, hingga masalah kejiwaan para pilot atau seseorang di kabin pesawat.

Dengan segala kemungkinan tersebut, penyidik telah meminta pemeriksaan mendalam atas latar belakang setiap orang yang ada di dalam kabin. Hishammuddin mengatakan sejauh ini semua negara telah memberikan data warga negaranya yang ada di pesawat itu, kecuali Ukraina dan Rusia. Tiga penumpang MH370 berasal dari dua negara tersebut. "Sejauh ini , tidak ada informasi penting ditemukan dari (latar belakang) penumpang."

Zaharie (53) adalah pilot yang bergabung ke Malaysia Airlines pada 1981. Dia memiliki lebih dari 18.000 jam terbang. Beragam dugaan muncul terkait pilot ini, termasuk aktivitas maupun kecenderungan politiknya. Namun, orang-orang dari beragam kalangan yang mengenalnya menyebut Zaharie sebagai orang yang ramah, rendah hati, peduli, dan berdedikasi pada pekerjaannya.

Sementara itu, keluarga para penumpang penerbangan yang hilang kembali menyatakan ketidakpuasan terhadap cara Pemerintah Malaysia menangani insiden ini. "Ini benar-benar terlalu lama, sudah 12 hari," kata Subaramaniam Gurusamy (60), salah satunya. Anak tunggal Gurusamy, Pushpanathan Subramaniam (34), ada di pesawat itu.

Dari beragam kabar yang tumpang tindih dan tak terkonfirmasi, Malaysia kembali membantah dugaan pesawat mereka yang hilang terbang ke arah Maladewa. Menteri Pertahanan Malaysia mengatakan, otoritas militer Maladewa mengatakan kabar pesawat itu melintas di atas negaranya adalah tidak benar.

Perusahaan asuransi Jerman, Allianz, mengatakan, mereka sudah mulai melakukan pembayaran awal untuk pesawat yang hilang ini. Juru bicara perusahaan, Hugo Kidston, menolak menyebutkan nominal yang sudah dibayarkan, tetapi mengatakan semua pembayaran sesuai dengan kewajiban kontrak.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X