"Pengantin" Penyerang Pasukan Uni Afrika, Warga Norwegia

Kompas.com - 19/03/2014, 20:38 WIB
Pasukan Uni Afrika menggotong jasad rekan mereka yang tewas akibat serangan bom bunuh diri Al-Shabaab, di kota Buulo Burde, Somalia beberapa hari lalu. Kelompok Al-Shabaab menyebut pelaku bom bunuh diri itu adalah pria Somalia berpaspor Norwegia. STRINGER / AFPPasukan Uni Afrika menggotong jasad rekan mereka yang tewas akibat serangan bom bunuh diri Al-Shabaab, di kota Buulo Burde, Somalia beberapa hari lalu. Kelompok Al-Shabaab menyebut pelaku bom bunuh diri itu adalah pria Somalia berpaspor Norwegia.
EditorErvan Hardoko
MOGADISHU, KOMPAS.com - Kelompok militan Somalia, Al-Shabaab, Rabu (19/3/2014), mengatakan pelaku bom bunuh diri yang beraksi di kota kecil yang baru saja direbut pasukan Uni Afrika adalah pria Somalia berpaspor Norwegia berusia 60 tahun.

"Penyerang di kota Buulo Burde adalah pria berusia 60 tahun yang datang dari Norwegia untuk memerangi musuh Tuhan," kata juru bicara Al-Shabaab, Sheikh Abdul Aziz Abu Musab.

Abdul Aziz menambahkan, nama pria pelaku bom bunuh diri itu adalah Abdullahi Ahmed Abdulle.

"Dia mengorbankan diri agar bisa dekat dengan Tuhan setelah membunuh musuh-musuhnya. Ini membuktikan tidak ada batasan usia untuk berjihad," tambah Abdul Aziz.

Menanggai kapar ini, dinas intelijen Norwegia, PST, mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi laporan tersebut.

"Secara umum, kami memang melihat jumlah warga Norwegia yang pergi ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok militan Islam, meningkat," kata juru bicara PST, Siv Alsen.

Serangan bom bunuh diri itu adalah bagian dari serangkaian serangan yang dilakukan Al-Shabaab dalam sebuah serangan balas dendam terkait serangan baru yang digelar pasukan Somalia dan Uni Afrika.

Pekan lalu, pasukan Uni Afrika dan pasukan pemerintah Somalia merebut kota kecil Buulo Burde dari tangan kelompok militan Al-Shabaab. Serangan ini adalah bagian dari ofensif baru Uni Afrika setelah berhasil mengusir Al-Shabaab dari ibu kota Mogadishu sekitar dua tahun lalu.

Bukan kali ini saja warga Norwegia terlibat dalam sebuah aksi teror. Hassan Abdi Dhuhulow (23), warga Norwegia keturunan Somalia, dalam dokumen pengadilan Kenya disebut sebagai satu dari empat pelaku penyerangan pusat perbelanjaan Westgate enam bulan lalu yang menewaskan 67 orang.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X