Pembajakan atau Pilot Bunuh Diri, Fokus Penyidikan Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang

Kompas.com - 15/03/2014, 03:12 WIB
Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (8/3/2014) pagi CNN.comRute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (8/3/2014) pagi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

Tim dari Amerika dengan kualifikasi kontrol lalu lintas udara dan radar telah berada di Kuala Lumpur sejak Senin (10/3/2014). Tiga anggota tim berasal dari Badan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat, dan dua yang lain adalah pakar dari Lembaga Penerbangan Amerika (FAA). Lima orang ini turut membantu upaya pencarian.

Juru Bicara Gedung Putih Jay Carney, Jumat, mengelak saat diminta komentar soal kemungkinan campur tangan manusia dalam hilangnya pesawat Malaysia Airlines. Dia hanya menjawab para pejabat Amerika Serikat ikut membantu penyelidikan insiden ini. "Saya tak punya jawaban konklusif dan saya pikir tak satu orang pun punya."

Pada saat yang sama, Malaysia dituding tak membagi informasi maupun dugaan terkait hilangnya pesawat dari maskapai milik negara tersebut. Polisi Malaysia sudah menyelidiki latar belakang dua pilot di kokpit pesawat, dengan menelaah psikologis, keluarga, dan koneksi mereka. Sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan keterlibatan dua pilot itu di balik hilangnya pesawat.

Pesawat yang hilang diterbangkan oleh Kapten Pilot Zaharie Ahmad Shah (53) dan Fariq Abdul Hamid (27). Zaharie bergabung ke Malaysia Airlines sejak 1981 dengan mengantongi lebih dari 18.000 jam terbang. Adapun Fariq baru berpikir menikah begitu lulus menjadi pilot Boeing 777. Namun, sosok Fariq mengundang perdebatan setelah muncul foto pada 2011 dia dan seorang pilot lain membawa dua penumpang perempuan ke kokpit di tengah penerbangan.

Mike Glynn, anggota komite Asosiasi Pilot Australia dan Internasional, berpendapat percobaan bunuh diri merupakan penjelasan yang sejauh ini mungkin terjadi pada penerbangan MH370 itu. Dia merujuk pada kecelakaan SilkAir dalam penerbangan dari Singapura ke Jakarta pada 1997 dan insiden penerbangan EgyptAir pada 1999.

"Seorang pilot lebih memungkinkan mematikan peralatan komunikasi daripada pembajak," ujar Glynn. "Hal terakhir yang saya inginkan sebagai pilot adalah mencurigai kru pesawat. Namun, sudah ada dua kejadian sebelumnya." Bisa jadi pula, imbuh dia, pilot berupaya menerbangkan pesawat ke Samudra Hindia untuk mencegah pemulihan rekaman data pesawat dan untuk menutupi penyebab insiden.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X