Pembajakan atau Pilot Bunuh Diri, Fokus Penyidikan Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang

Kompas.com - 15/03/2014, 03:12 WIB
Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (8/3/2014) pagi CNN.comRute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (8/3/2014) pagi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pembajakan dan bunuh diri pilot menjadi fokus kajian para penyidik di tengah upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014). Dasar argumentasi mereka adalah dugaan pesawat berbelok arah ke barat sesaat setelah melakukan kontak terakhir dengan menara kontrol pada Sabtu dini hari.

Pencarian hingga saat ini tak menemukan indikasi pesawat mengalami kecelakaan di atas perairan Laut China Selatan, sebagaimana dugaan awal. Pesawat ini hilang saat menempuh perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, China.

Beberapa pakar berteori, salah satu pilot atau seseorang dengan pengalaman terbang telah membajak pesawat ini. Pakar lain memunculkan teori pilot melakukan aksi bunuh diri dengan mengarahkan pesawat tersebut terjun ke laut.

Pejabat Amerika Serikat, Jumat (14/3/2014), dari Washington mengatakan para peneliti saat ini sedang mempelajari kemungkinan campur tangan manusia dalam hilangnya pesawat tersebut. "Mungkin ada pembajakan," ujar dia, yang meminta syarat anonimitas karena bukan pejabat dengan kewenangan bicara kepada media. Namun, dia menyebutkan pula ada kemungkinan pesawat telah mendarat di suatu tempat.

Indikasi ada campur tangan manusia dalam hilangnya pesawat ini, sebut pejabat itu, adalah berhentinya kontak transponder pesawat beberapa belas menit sebelum kontak terakhir pilot dengan menara kontrol. Bila benar pesawat mengalami kecelakaan, kejadian semacam itu tak akan terjadi.

Plt Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan, negaranya belum dapat memastikan apa yang terjadi dengan pesawat tersebut setelah hilang kontak. Menurut dia, penyidik masih berusaha memastikan data dari catatan radar militer yang menunjukkan pesawat bergerak ke arah barat selepas kontak terakhir dengan menara kontrol penerbangan.

"Saya akan menjadi orang pertama yang paling berbahagia bila benar data terkonfirmasi sebagai MH370. (Bila benar demikian), kita dapat memindahkan semua (pencarian) dari Laut China Selatan ke Selat Malaka," kata Hishammuddin, Jumat. Sampai sekarang, ujar dia, pencarian tetap dilakukan di dua sisi Malaysia, Laut China Selatan dan Selat Malaka, berdasarkan semua informasi yang datang terkait pesawat itu.

Sebelumnya, Kamis (13/3/2014), seorang pejabat Amerika mengatakan, pesawat yang hilang itu diduga mengirimkan sinyal untuk membuka kontak dengan sebuah satelit, setelah komunikasi terakhir dengan menara kontrol penerbangan.

Saat ini, pencarian pesawat tersebut telah melibatkan 12 negara. Area pencarian membentang luas dari sisi timur Laut China Selatan, sisi barat Semenanjung Malaysia, hingga ke arah barat laut menuju Laut Andaman dan Samudra Hindia.

Dalam upaya pencarian ini, India sudah menggunakan sensor panas ke ratusan pulau di Laut Andaman, Jumat. Mereka juga berencana memperluas pencarian pesawat hingga ke Teluk Benggala, sekitar 1.600 kilometer dari lokasi kontak terakhir pesawat dibuat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X