Ikhwanul Muslimin Dimungkinkan Kembali

Kompas.com - 13/03/2014, 08:35 WIB
Poster Menteri Pertahanan Mesir Abdel Fatah El-Sisi terpampang di toko pakaian di pusat kota Kairo, Selasa (11/3). REUTERS/ASMAA WAGUIHPoster Menteri Pertahanan Mesir Abdel Fatah El-Sisi terpampang di toko pakaian di pusat kota Kairo, Selasa (11/3).
EditorEgidius Patnistik
KAIRO, KOMPAS.COM - Ketua Komite 50 untuk penyusunan konstitusi baru Mesir yang juga ketua partai Kongres Mesir, Amr Mousa, menyatakan, pintu terbuka bagi Ikhwanul Muslimin untuk kembali ke panggung politik Mesir asalkan IM bersedia menerima konstitusi baru.

Mousa selama ini dikenal sebagai pendukung kuat Menteri Pertahanan Abdel Fatah El-Sisi sebagai Presiden Mesir mendatang. Mousa bahkan meminta seluruh elemen masyarakat mendukung pencalonan Sisi sebagai presiden.

Mousa dalam wawancara dengan kantor berita Reuters yang dirilis hari Rabu (12/3) mengatakan, jika terpilih sebagai presiden, tidak tertutup kemungkinan Sisi akan mengizinkan Ikhwanul Muslimin (IM) kembali ke panggung politik. Demikian dilaporkan wartawan Kompas, Musthafa Abd Rahman, dari Kairo.

Pernyataan Mousa itu merupakan yang pertama dari seorang tokoh yang dibilang sangat dekat dengan Sisi tentang masih terbukanya peluang rekonsiliasi dengan IM.

Isyarat tentang masih terbukanya peluang rekonsiliasi dengan IM itu tidak terlepas dari kesulitan pemerintah sementara Mesir menghadapi krisis ekonomi dan keamanan di negara itu saat ini.

Gerakan mogok kerja menuntut kenaikan upah kini sering dilakukan berbagai organisasi buruh dan profesi. Gerakan mogok kerja itu telah memaksa pemerintahan Perdana Menteri Hazem Beblawi mundur, akhir Februari lalu.

Aksi unjuk rasa setiap Jumat yang digerakkan massa pendukung presiden terguling Muhammad Mursi juga terus berlanjut. Aksi itu sering membawa korban tewas dan luka-luka. Para mahasiswa, yang mulai masuk kuliah semester II pekan ini, juga terus menggelar aksi unjuk rasa anti militer.

Pemerintah Mesir kini menghadapi pula kritik keras dari berbagai lembaga HAM di Mesir dan internasional tentang dugaan terjadinya penyiksaan terhadap para tahanan politik di berbagai penjara di Mesir.

Mengikuti Aturan

Pada bagian lain dari wawancara itu, Mousa mengatakan, selama IM bersedia mengikuti aturan main politik yang disepakati bersama, tak ada alasan organisasi itu disingkirkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X