Tiket 2 Penumpang Berpaspor Palsu Difasilitasi Warga Iran

Kompas.com - 11/03/2014, 00:09 WIB
Dua orang penumpang di pesawat Malaysia Airlines yang hilang dalam perjalanan Kuala Lumpur-Beijing membeli tiket bersama dan menggunakan paspor palsu. CHINA TRAVELSKYDua orang penumpang di pesawat Malaysia Airlines yang hilang dalam perjalanan Kuala Lumpur-Beijing membeli tiket bersama dan menggunakan paspor palsu.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SINGAPURA, KOMPAS.com — Financial Times secara eksklusif memberitakan informasi terbaru mengenai dua penumpang mencurigakan yang menggunakan paspor ilegal menaiki pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370, yang masih raib hingga saat ini. Menurut Financial Times, tiket kedua penumpang itu difasilitasi warga Iran bernama Ali.

Informasi tersebut berdasarkan keterangan dari pemilik perusahaan perjalanan Thailand tempat tiket itu dibeli. Benjaporn Krutnait, pemilik Grand Horizon Travel di Pattaya, menjelaskan, dia diminta Ali untuk mencari tiket murah ke Eropa untuk dua lelaki itu pada 1 Maret 2014.

Semula dia memesan tiket Qatar Airways dan Etihad. Namun, tiket itu hangus karena tidak kunjung ada kabar. Akhirnya, Benjaporn memesan tiket baru Malaysian Airlines karena itu tiket termurah dengan menggunakan codeshare China Southern Airlines.

Teman Ali kemudian datang membayar dengan uang tunai. Benjaporn menyampaikan, adalah hal yang lumrah membeli tiket di Pattaya dengan seorang makelar seperti Ali yang kemudian mendapatkan komisi.

Ali tidak dapat dihubungi melalui nomor telepon Iran yang diberikan Benjaporn. Menurut Benjaporn, dia telah mengenal Ali selama tiga tahun. Selama ini, kata Benjaporn, Ali rutin memesan tiket setiap bulan. Dia pun tak percaya bila Ali terkait dengan isu terorisme.

Belakangan, kemungkinan keterlibatan aksi terorisme sebagai penyebab hilangnya pesawat Malaysia Airlines ini mulai muncul. Kemungkinan itu mencuat setelah ditemukan penggunaan paspor palsu oleh dua penumpang pesawat.

Benjaborn berkeyakinan, Ali juga tak tahu bila dua penumpang itu menggunakan paspor palsu. "Ali tidak pernah memesan tiket dengan rute spesifik seperti dari Kuala Lumpur ke Beijing. Dia hanya meminta tiket termurah. Jadi, saya rasa kecil peluang ada rencana terorisme mengingat tidak ada rute tertentu yang ingin dibeli," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X