Kompas.com - 10/03/2014, 11:46 WIB
Tumpahan minyak terlihat di perairan dekat lokasi titik terakhir pesawat Malaysia Airlines terdeteksi. THIENPONGIVNTumpahan minyak terlihat di perairan dekat lokasi titik terakhir pesawat Malaysia Airlines terdeteksi.
EditorEgidius Patnistik

KUALA LUMPUR, KOMPAS.COM —
 Pemerintah Malaysia berharap dapat menyelesaikan analisis laboratorium pada Senin (10/3/2014) sore. Hasil analisis itu diharapkan bisa menunjukkan apakah ceceran minyak di laut antara Malaysia dan Vietnam berasal dari jet penumpang Malaysia Airlines yang hilang atau bukan. 

Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 hilang di atas perairan antara Malaysia dan Vietnam dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada Sabtu pagi.

"Kami masih menunggu hasil. Saya berharap untuk mendapat jawaban pada sore ini," kata Amdan Kurish, direktur jenderal Otoritas Maritim Malaysia kepada kantor berita AFP.

Ia mengatakan, sampel minyak yang diperiksa itu dikumpulkan dari ceceran sepanjang dua kilometer di perairan yang terletak sekitar 185 kilometer sebelah utara pantai timur dari Negara Bagian Kelantan, Malaysia. Ceceran itu merupakan yang terbesar dari beberapa yang ada di daerah itu. Lokasinya di selatan dari titik di mana pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat tersebut. 

Pihak berwenang Vietnam mengatakan, mereka sedang melakukan penyelidikan setelah salah satu pesawat pencari mereka melihat apa yang diduga puing-puing dari pesawat itu dari ujung barat daya Vietnam.

Belum ada bukti yang terkonfirmasi tentang nasib pesawat itu yang belum ditemukan itu. Hal itu membuat pihak berwenang bingung dan para anggota keluarga yang sedih menuntut jawaban.

Kekhawatiran akan serangan teror telah muncul setelah terungkap bahwa setidaknya dua penumpang pesawat itu menggunakan paspor curian milik warga Italia dan satu lagi milik warga Austria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.