Kompas.com - 09/03/2014, 20:24 WIB
EditorHeru Margianto


PHUKET, KOMPAS.com
 — Dua orang penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) diketahui menggunakan paspor atas nama Luigi Maraldi, warga negara Italia, dan Christian Kozel, warga negara Austria.

Maraldi dan Kozel melaporkan, paspor mereka hilang di Phuket, Thailand, sejak tahun lalu. Bagaimana kisah hilangnya paspor tersebut?

Hari ini, Minggu (9/3/2014), sebagaimana dikutip dari situs berita Thailand, phuketwan, polisi Thailand mendapati Luigi Maraldi kembali mengunjungi Phuket. Maraldi tiba pada 1 Maret dan berencana meninggalkan Phuket pada 15 Maret. Polisi Thailand membawa Maraldi ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Menurut Maraldi, ia kehilangan paspornya pada 22 Juli 2013 di sebuah tempat penyewaan motor. Ia menyerahkan paspornya sebagai jaminan saat menyewa motor. Seseorang berkewarganegaraan Italia—yang mengaku sebagai istri Maraldi—kemudian meminta paspor Maraldi kepada petugas penyewaan motor. Tanpa menaruh curiga, petugas penyewaan motor memberikan paspor Maraldi kepada orang tersebut itu.

Maraldi kemudian melaporkan kehilangan paspornya kepada polisi setempat pada 25 Juli 2013. Ia meninggalkan Thailand pada 3 Agustus 2013 setelah mendapatkan dokumen perjalanan sementara.

"Tak ada lagi yang bisa saya sampaikan. Saya bukan ekspatriat yang tinggal di Phuket. Saya hanya datang dan pergi sebagai turis," kata Maraldi.

Ia mengaku mengetahui peristiwa hilangnya pesawat Malaysia setelah keluarganya menghubungi dia dan menanyakan kabarnya. Keluarga Maraldi mendapati nama Maraldi sebagai salah seorang penumpang pesawat itu.

Sementara itu, seperti dilaporkan The Guardian, Minggu, paspor atas nama Christian Kozel juga dilaporkan hilang di Phuket 18 bulan lalu.

Beli tiket bersamaan

Laporan terakhir menyebutkan, dua orang penumpang pesawat yang menggunakan paspor atas nama Maraldi dan Kozel diketahui membeli tiket bersama-sama.

Dikutip dari CNN, Minggu, dua pemegang paspor tersebut membeli tiket pada maskapai China Shoutern Airlines dengan mata uang baht Thailand dengan harga yang sama. Kepastian soal tiket mereka diperoleh dari verifikasi pada sistem Travelsky, sistem tiket elektronik yang digunakan untuk memesan tiket. Nomor tiket mereka berdekatan, mengindikasikan tiket dikeluarkan dalam waktu bersamaan.

Dua tiket yang dipesan itu mengawali perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing lalu ke Amsterdam. Di sana dua tiket itu berpisah. Pemegang paspor Maraldi melanjutkan perjalanan ke Kopenhagen, sementara pemegang paspor Kozel menuju Frankfurt.

Informasi soal tiket ini menambah misteri baru seputar hilangnya pesawat Boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines. Pesawat dengan nomor penerbangan MH370 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China, hilang di sekitar wilayah Selatan Vietnam, Sabtu (8/3/2014). Pesawat tersebut mengangkut 239 orang dari 14 kewarganegaraan, termasuk tujuh orang warga negara Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.