Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/03/2014, 01:32 WIB
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Sebuah kapal barang yang diduga membawa persenjataan canggih dari Iran menuju Jalur Gaza, Sabtu (8/3/2014), sudah berada di Pelabuhan Eilat, Israel, setelah dicegat AL Israel beberapa hari lalu.

Saat digiring ke Pelabuhan Eilat, kapal itu dikawal dua kapal perang Israel. Sementara dari perbukitan, ribuan warga Israel menonton dan bertepuk tangan ketika kapal itu mulai terlihat.

"Kami akan menurunkan semua muatan kapal ini untuk memastikan apakah ada senjata lain di dalamnya," kata seorang juru bicara militer Israel.

Radio Israel dalam laporannya menyeibut para duta besar dan atase militer yang bertugas di negeri Yahudi itu, bersama para pejabat tinggi Israel, diundang untuk menyaksikan penangkapan ini.

"Langkah ini untuk membuktikan kepada dunia bahwa Iran memang memasok persenjataan untuk kelompok teroris yang aktif di Jalur Gaza," demikian Radio Israel.

Iran secara resmi membantah keterkaitan negeri itu dengan kapal tersebut, yang menurut AD Israel membawa rudal yang bisa ditembakkan ke semua tempat di Israel.

Saat kapal itu ditahan, juru bicara angkatan bersenjata Israel Brigadir Jenderal Motti Almoz mengatakan bahwa puluhan rudal jarak jauh M-302 ada di dalam kapal tersebut.

"Dari apa yang kami temukan, kapal itu membawa puluhan rudal jarak jauh M-302 yang dalam mencapai jarak 150-200 kilometer. Kapal itu juga membawa persenjataan lain, yang akan diketahui saat sudah mencapai Eilat," ujar Almoz.

Sementara itu, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menuding Israel menebar kebohongan dan mencatat bahwa penangkapan kapal itu bersamaan waktunya dengan pidato PM Benyamin Netanyahu di hadapan organisasi pro-Israel AIPAC di AS.

"Sebuah kapal Iran membawa senjata ke Gaza. Ditangkap tepat waktu saat kampanye tahunan anti-Iran AIPAC digelar. Kebetulan yang luar biasa!" kata Zarif lewat akun Twitter-nya.

Kapal Klos-C berbendera Panama itu dicegat pasukan komando Israel pada Rabu (5/3/2014), di perairan internasional antara Eritrea dan Sudan.

Pihak militer Israel mengatakan kapal itu membawa roket-roket M-302 untuk kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.