Anwar Ibrahim Kembali Jadi Pesakitan Kasus Sodomi

Kompas.com - 07/03/2014, 17:35 WIB
Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim. AP PhotoTokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim.
EditorErvan Hardoko
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pengadilan tinggi Malaysia, Jumat (7/3/2014), mengabulkan permohonan banding yang diajukan Pemerintah Malaysia terkait kasus dugaan sodomi yang dilakukan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim.

Pemerintah Malaysia mengajukan banding setelah pengadilan memutuskan bahwa Anwar Ibrahim tidak bersalah dalam kasus dugaan sodomi.

Keputusan pengadilan ini kemungkinan besar akan memengaruhi rencana Anwar Ibrahim bertarung dalam pemilu sela di negara bagian Selangor bulan ini.

Pada 2008, Anwar Ibrahim disidangkan dengan tuduhan melakukan sodomi dengan ajudannya. Namun, pada 2012, pengadilan tinggi Malaysia membatalkan kasus itu karena minimnya bukti.

Pemerintah Malaysia kemudian mengajukan banding atas keputusan pengadilan dua tahun lalu itu. Keputusan ini mendapat kecaman organisasi pejuang HAM, Human Right Watch (HRW), yang menganggap dikabulkannya banding Pemerintah Malaysia merupakan sebuah "parodi hukum".

HRW menyebut langkah banding itu menunjukkan bahwa pemerintahan PM Najib Razak memang melakukan ini untuk lawan-lawan politiknya.

Apalagi, banyak kalangan menilai Anwar Ibrahim adalah penantang utama koalisi Barisan Nasional yang terus memerintah Malaysia sejak negeri itu merdeka pada 1957.

Pada pemilu 2013, Barisan Nasional memenangi 133 dari 222 kursi parlemen. Namun, meski menang, hasil pemilu itu adalah yang terburuk sepanjang sejarah Barisan Nasional.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X