Tiga Negara Teluk Tarik Dubes dari Qatar

Kompas.com - 05/03/2014, 22:05 WIB
Sejumlah negara Teluk menganggap stasiun televisi yang didanai pemerintah Qatar, Al Jazeera, terlalu dekat dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah gerakan yang di sebagian besar negara Arab dianggap sebagai sebuah ancaman. ShutterstockSejumlah negara Teluk menganggap stasiun televisi yang didanai pemerintah Qatar, Al Jazeera, terlalu dekat dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah gerakan yang di sebagian besar negara Arab dianggap sebagai sebuah ancaman.
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain menarik duta besarnya dari Qatar dengan alasan yang disebut campur tangan atas urusan dalam negeri mereka.

Ketiga negara itu menyebut Qatar gagal menerapkan kesepakatan keamanan yang ditandatangani tahun lalu untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing termasuk tidak mendukung media yang bermusuhan.

Pemerintah Qatar mendanai stasiun televisi Al-Jazeera, yang peliputannya di dunia Arab sudah lama dipandang dengan penuh kecurigaan oleh Arab Saudi.

Al-Jazeera juga dituduh para pengkritiknya terlalu dekat dengan kelompok Ikhwanul Muslimin yang oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dianggap sebagai ancaman keamanan.

Media kawasan melaporkan keputusan penarikan duta besar itu diambil dalam pertemuan para menteri luar negeri enam negara teluk yang bergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang berlangsung hingga Selasa (4/3) malam di Riyadh.

"Negara-negara GCC sudah melakukan upaya besar untuk menghubungi Qatar pada semua tingkat untuk menyepakati satu kebijakan bersatu guna menjami tidak melakukan campur tangan, secara langsung maupun tidak langsung, atas urusan dalam negeri setiap anggota," tulis pernyataan Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

Dewan Kerja Sama Teluk, GCC, didirikan pada tahun 1981 dengan anggota Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X