Kompas.com - 05/03/2014, 21:53 WIB
Dalam foto yang diambil 15 April 2012 ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un nampak menghadiri sebuah acara didampingi Wakil Ketua Komisi Militer Pusat, Choi Ryong Hae (tengah) dan 
staf jenderal Ri Yong Ho. Beredar kabar, Choi Ryong Hae telah menjadi korban AP PhotoDalam foto yang diambil 15 April 2012 ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un nampak menghadiri sebuah acara didampingi Wakil Ketua Komisi Militer Pusat, Choi Ryong Hae (tengah) dan staf jenderal Ri Yong Ho. Beredar kabar, Choi Ryong Hae telah menjadi korban "pembersihan" ala Kim Jong Un.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Pemerintah Korea Selatan tengah menyelidiki laporan yang menyebut pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali melakukan pembersihan di antara orang-orang dekatnya.

Kali ini kabar yang beredar menyebutkan bahwa orang nomor dua dalam rezim Korea Utara, Choi Ryong Hae, menjadi korban pembersihan setelah beberapa waktu "menghilang".

Spekulasi ini kian memuncak setelah pekan lalu dikabarkan Choi Ryong Hae ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan.

Pemerintah Korea Selatan meyakini Choi memegang sejumlah jabatan penting di Korea Utara menggantikan paman Kim Jong Un, Jang Song Taek, yang dieksekusi tahun lalu.

Menurut kabar yang beredar, Choi menjadi pesakitan setelah Kim Jong Un merasa tidak puas dengan cara Choi menangani sejumlah perusahaan milik negara.

Rumor soal menghilangnya Choi Ryong Hae meningkat sejak dia tak terlihat dalam sejumlah acara kenegaraan yang seharusnya dihadirinya bersama Kim Jong Un sejak Februari.

Choi juga tak terlihat saat Korea Utara menembakkan sejumlah roket jarak pendeknya ke laut sebagai wujud protes latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Desember tahun lalu, Kim Jong Un mengeksekusi pamannya, Jang Song Taek (67), setelah dituduh merencanakan makar untuk menggulingkan rezim komunis.

Jang menikahi Kim Kyong Hui, yang adalah adik kandung Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un. Meski demikian, Kim Kyong Hui juga harus menerima nasibnya, tewas di hadapan regu tembak atas perintah keponakannya sendiri.

Sejumlah media Korea Selatan bahkan mengabarkan, seluruh keluarga Jang Song Taek, yaitu anak-anak, saudara, dan semua cucunya juga dijatuhi hukuman mati.

Selain pamannya, Kim Jong Un juga diduga telah "membersihkan" sejumlah petinggi militer, termasuk tiga menteri pertahanan dan tiga orang jenderal.

Wakil panglima angkatan darat, Kim Chol, kabarnya dijatuhi hukuman mati pada Oktober 2012 dengan tembakan mortir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.