Untuk Pertama Kali, Myanmar Gelar Pernikahan Gay

Kompas.com - 03/03/2014, 16:37 WIB
Tin Ko Ko dan Myo Min Htet bertukar cincin di hotel Yangon, Minggu (2/3/2014), dalam sebuah pesta pernikahan gay yang diklaim sebagai yang pertama di Myanmar. Ye Aung Thu / AFPTin Ko Ko dan Myo Min Htet bertukar cincin di hotel Yangon, Minggu (2/3/2014), dalam sebuah pesta pernikahan gay yang diklaim sebagai yang pertama di Myanmar.
EditorErvan Hardoko
YANGON, KOMPAS.com - Mengenakan pakaian tradisional Myanmar ditambah karangan bunga melati, sepasang gay menikah dalam sebuah pesta publik yang diklaim sebagai yang pertama digelar di negeri konservatif itu.

Tin Ko Ko dan Myo Min Htet bertukar cincin di hotel Yangon, Minggu (2/3/2014), dalam sebuah ajang yang menandai perubahan sosial di negeri Asia Tenggara itu di saat Myanmar perlahan-lahan keluar dari bayang-bayang kediktatoran militer.

Meski tidak mendapat pengakuan hukum Myanmar, kedua mempelai dengan khidmat menjalani tata cara pernikahan tradisional Myanmar diiringi enam orang pendamping disaksikan sekitar 200-an undangan.

"Keluarga saya telah menerima. Saya sangat gembira orangtua saya memahami situasi ini meski mereka harus mengatasi banyak masalah dari keluarga besar kami," kata Tin Ko Ko (38), dalam sebuah pidato yang emosional.

Pasangan yang sama-sama bekerja di sebuah lembaga pejuang hak-hak kelompok gay ini, sudah hidup bersama selama 10 tahun tanpa mendeklarasikan hubungan mereka.

Sebenarnya, undang-undang Myanmar mengkriminalkan siapapun  yang mempraktikkan homoseksualitas. Namun undang-undang ini tidak serius dijalankan sementara para aktivis sudah lama mengkritik maraknya pelecehan dan diskriminasi terhadap kelompok gay.

Sejak, pemerintahan sipil yang didukung militer mulai berkuasa tiga tahun lalu, tabu di sekitar masalah homoseksualitas mulai mengendur.

Tin Ko Ko dan Myo Min Htet secara terbuka mendiskusikan rencana pernikahan mereka di media, namun mereka tetap merahasiakan lokasi pernikahan untuk menghindari kemungkinan amuk massa.

Namun, sejumlah wartawan berhasil mencium lokasi pernikahan itu dan selanjutnya, foto pesta perkawinan itu menyebar di halaman depan berbagai media Myanmar.

"Kami berdua bekerja keras untuk mewujudkan pernikahan ini. Saya hampir tak bisa berkata-kata, saya sangat gembira," tambah Myo Min Htet (28).

Para tetamu bertepuk tangan riuh saat pasangan ini berciuman setelah memotong sebuah kue berbentuk hati berwarna merah.

"Ini menjadi tantangan bagi tetangga kami, yang tak memahami kami dan melihat kami sebagai manusia aneh," ujar Aung Myo Min, dari kelompok pejuang hak kelompok gay Equality Myanmar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X