Kompas.com - 28/02/2014, 04:58 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KIEV, KOMPAS.com — Krisis di Ukraina masuk babak baru setelah warga di wilayah basis pendukung presiden terguling Viktor Yanukovych mulai melancarkan aksi perlawanan. Bendera Rusia bahkan berkibar di wilayah Crimea, basis pendukung Yanukovych tersebut. Potensi konflik ini ternyata nyata tergambarkan dalam peta berbasis bahasa percakapan sehari-hari.

Krisis Ukraina bermula dari batalnya kesepakatan penguatan kerja sama negara pecahan Uni Soviet ini dengan Uni Eropa pada November 2013. Diduga, pembatalan kerja sama itu gara-gara Rusia yang mendadak memberikan dana talangan senilai 15 miliar dollar AS dan memberi diskon harga minyak.

Unjuk rasa yang semula berlangsung damai, pelan tapi pasti menjadi gerakan massa dan bahkan menjadi kerusuhan besar pada Selasa (18/2/2014). Hampir 100 orang tewas dan ratusan orang yang lain terluka dalam bentrok pengunjuk rasa di Lapangan Maidan (Independence Square) yang dibubarkan paksa oleh pasukan keamanan Ukraina.

Lagi-lagi, bentrok pada Selasa berdarah itu dipicu cairnya dukungan 2 miliar dollar AS dari Rusia untuk penanggulangan keamanan di Ukraina. Namun, hasilnya memang kontraproduktif. Pemerintahan Yanukovych pun terguling, parlemen dikuasai oposisi, pemimpin oposisi Yulia Thymoshenko dibebaskan dari penjara, dan Oleksandr Turchynov menjadi presiden sementara Ukraina setelah sebelumnya terpilih menjadi ketua parlemen.

Meski pusat pemerintahan sudah berada di tangan kubu oposisi, pemilu sudah dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2014, bukan berarti kubu terguling bergembira. Yanukovych dijadwalkan tampil di muka publik, Jumat (28/2/2014).

Kerusuhan dan berkibarnya bendera Rusia di Crimea adalah gambaran bahwa Ukraina masih membara, tak peduli peringkat utang dan nilai mata uang mereka turun drastis dalam tiga bulan terakhir. Sebagai gambaran, berikut ini adalah pembagian peta wilayah Ukraina berbasis bahasa percakapan sehari-hari dan peta hasil Pemilu 2010, sebagaimana dikutip dari laman CNN.

CNN Peta Ukraina berdasarkan penggunaan bahasa dalam percakapan sehari-hari
Peta Ukraina berdasarkan penggunaan bahasa percakapan sehari-hari itu, bahasa Rusia atau bukan, juga menjadi basis pemetaan dukungan suara antara mantan Perdana Menteri Yulia Tymoshenko yang sekarang disebut sebagai pemimpin oposisi, dan presiden terguling Viktor Yanukovych, sebagaimana peta berikut ini:

CNN Peta suara Pemilu 2010 Ukraina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.