Tabloid Terbitkan Daftar 200 Nama Gay di Uganda

Kompas.com - 25/02/2014, 20:41 WIB
Ilustrasi. BBCIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
KAMPALA, KOMPAS.com — Sebuah tabloid terbitan Uganda, Selasa (24/2/2014), menerbitkan daftar apa yang disebutnya sebagai daftar 200 homoseks paling top negeri itu.

Dalam daftar yang diterbitkan sehari setelah Presiden Yoweri Museveni mengesahkan undang-undang anti-gay itu, dimuat nama sejumlah orang yang sebelumnya tidak secara luas diketahui sebagai seorang homoseks.

Tabloid The Red Pepper memuat daftar itu di dalam berita halaman utamanya dengan judul yang ditulis menggunakan huruf kapital: "TEREKSPOS".

Termasuk dalam daftar itu adalah aktivis hak-hak kaum gay Uganda, Pepe Julian Onziema, yang berulang kali memperingatkan kepada pemerintah bahwa undang-undang anti-gay ini akan memicu aksi kekerasan terhadap kelompok homoseksual. Dalam daftar itu juga tercantum nama seorang bintang musik hip-hop Uganda dan seorang pastor Katolik.

Hanya sedikit kaum homoseks Uganda yang secara terbuka menyampaikan orientasi seksual mereka. Publikasi nama-nama ini mengingatkan peristiwa serupa pada 2011 saat sebuah tabloid menyerukan eksekusi terhadap kelompok gay.

Tak lama setelah daftar itu dibuat, seorang aktivis hak kelompok gay ternama di Uganda, David Kato, tewas dibunuh. Banyak kalangan yakin David Kato dibunuh karena aktivitasnya memperjuangkan hak-hak kaum gay Uganda.

Homoseksualitas dianggap sebagai sebuah kejahatan di Uganda sejak masa kolonial, yang menganggap "orientasi seks yang menyalahi aturan alam" adalah sebuah kejahatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X