Kompas.com - 25/02/2014, 19:25 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Kelompok Boko Haram diduga kuat membunuh 29 siswa sekolah menengah pertama di Buni Yadi di Yobe pada Selasa (25/2/2014) dini hari. Saat kejadian, para siswa dari sekolah pemerintah itu tengah tertidur lelap di dalam asrama. "Ini kejadian pembunuhan siswa sekolah termutakhir oleh Boko Haram,"kata Juru Bicara Militer Nigeria Lazarus Eli.

Catatan menunjukkan Boko Haram melarang sekolah berpendidikan Barat. Kelompok ini mengusung prinsip Islam garis keras. "Siswa yang dibunuh kebanyakan berusia 11-18 tahun,"kata Lazarus Eli.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Yobe Sanusi Rufai kepada AFP  mengatakan masih terus melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Pihak pemerintah Buni Yadi juga terus melakukan upaya-upaya untuk menanggulangi kerusakan akibat kekerasan tersebut.

Yobe adalah satu dari tiga kawasan di Timur Laut Nigeria yang ditetapkan dalam kondisi darurat setelah pemerintah melansir perang terhadap Boko HAram. Masih di Yobe, pembunuhan terhadap siswa sekolah terjadi pada September 2013. Korban tewas di sekolah pertanian tersebut ada 40 orang.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.