Kompas.com - 24/02/2014, 16:41 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Aparat keamanan Filipina menangkap salah satu komandan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Wahid Tundok. Meski, MILF dan pemerintah Filipina baru saja meneken perjanjian damai.


Menurut warta AP  pada Senin (24/2/2014) menyitir Direktur Jenderal Kepolisian Nasional Filipina Alan Purisima, ada berbagai sangkaan untuk Tundok. "Ia disangka terlibat dalam berbagai pembunuhan,"kata Purisima.

Catatan terkumpul menunjukkan kalau polisi dan Angkatan Laut (AL) Filipina mencokok Tundok kemarin di Cotabato. "Bersama beberapa pengikutnya, kami membawa Tundok ke markas militer terdekat untuk diinterogasi,"kata Purisima.

Sementara itu, pemimpin MILF lainnya, Ghadzali Jaafar meminta jaminan kekebalan hukum selama masa gencatan senjata untuk Tundok. Jaafar juga meminta adanya dialog dengan pihak pemerintah Filipina.

Perjanjian damai antara pemerintah Filipina dan MILF diteken bulan lalu. Konsekuensinya, 11.000 gerilyawan MILF harus menurunkan senjatanya. Pemerintah Filipina melalui perjanjian itu juga memberikan amnesti kepada pemimpin MILF terkait tuduhan pemberontakan.

Perjanjian kedua pihak itu difasilitasi oleh Malaysia. Perjanjian itu menjadi momentum setelah 13 tahun perlawanan MILF. Perseteruan kedua belah pihak itu sudah menewaskan 120.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.