Kompas.com - 24/02/2014, 09:29 WIB
EditorEgidius Patnistik

ROCKINGHAM, KOMPAS.com — Sebuah gerai McDonald di Rockingham, Australia Barat, didenda 15.000 dollar Australia atau sekitar Rp 150 juta karena melanggar ketentuan mempekerjakan karyawan remaja.

Seorang gadis berusia 14 tahun yang bekerja di gerai waralaba cepat saji tersebut mengaku harus bekerja selama 15 jam ketika mendapat tugas jaga atau shift malam, dan bahkan pernah juga harus bekerja sampai lewat tengah malam, padahal besoknya harus bersekolah.

Kementerian Perdagangan kemudian berinisiatif mengajukan gugatan hukum terhadap McDonald. Menteri Perdagangan Michael Mischin menggambarkan kasus ini sebagai sesuatu yang sangat mengerikan.

Ini adalah kali ke-5 restoran waralaba McDonalds divonis bersalah karena melanggar UU mengenai pekerja remaja. Vonis terakhir diterima McDonalds atas pelanggaran sejenis pada 2007 lalu.

Di Australia, gerai waralaba cepat saji dibolehkan mempekerjakan remaja berusia antara 13 dan 15 tahun, tetapi mereka tidak dibolehkan bekerja lewat dari pukul 10.00 malam atau sebelum pukul 06.00 pada pagi hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.