Kompas.com - 23/02/2014, 03:45 WIB
EditorErvan Hardoko
MEXICO CITY, KOMPAS.com - Pasukan Marinir Meksiko, Sabtu (22/2/2014), berhasil membekuk salah satu gembong narkoba paling dicari, Joaquin "El Chapo" Guzman di sebuah hotel di kota Mazatlan, negara bagian Sinaloa, Meksiko.

Dalam operasi penangkapan yang digelar pada sekitar pukul 06.00 pagi waktu setempat itu, tidak diwarnai perlawanan berarti dari Guzman (56). Demikian pejabat keamanan AS menjelaskan.

Pemerintah AS menjanjikan hadiah sebesar 5 juta dolar AS untuk informasi yang bisa berujung penangkapan Guzman, yang dituduh menjadi dalang sebagian besar kekerasan yang membekap Meksiko selama bertahun-tahun.

Penangkapan Guzman menjadi pukulan keras bagi kartel obat bius Sinaloa, organisasi penyelundupan narkoba terbesar di Meksiko. Organisasi ini menyelundupkan obat terlarang ke Amerika Serikat, Eropa hingga Asia.

Pejabat keamanan AS yang tak ingin disebutkan namanya itu mengatakan marinir Meksiko bergerak berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh Badan Penanggulanan Narkotika (DEA) dan Intelijen Dalam Negeri AS.

"Kami sudah melacak Guzman selama lima pekan. Karena tekanan itu, dia kabur ke Mazatlan," kata pejabat itu. "Di Mazatlan dia hanya didampingi sedikit pengawal," tambah dia.

Guzman diyakini bersembunyi di sebuah rumah di kota terbesar Sinaloa, Culiaca, namun berhasil kabur dari kejaran aparat pemerintah Meksiko.  "Rumah itu bertembok sangat tebal dan memiliki terowongan bawah tanah untuk melarikan diri," kata pejabat AS itu.

Penangkapan Guzman ini merupakan prestasi bagi pemerintahan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto yang baru memerintah negeri itu selama 14 bulan. Sebelumnya, pemerintah Meksiko juga menangkap ketua kartel Zetas, Miguel Angel Trevino, pada Juli 2013.

"Saya mengapresiasi institusi keamanan Meksiko terkait penangkapan Joaquin Guzman di Mazatlan," kata Presiden Pena Nieto lewat akun Twitter-nya.

Namun, pasukan marinir Meksiko gagal menangkap tangan kanan Guzman, Ismael "El Mayo" Zambada, yang berhasil meloloskan diri dari penangkapan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.