Cinta Beda "Kasta" Berujung Putus Nyawa

Kompas.com - 22/02/2014, 14:18 WIB
google
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Kisah cinta Bunty Sharma dan Erin W Willinger memang bak beda "kasta". Sang pria, warga India penarik rickshaw  (sejenis becak). Sang perempuan, warga Amerika Serikat (AS) pekerja bidang promosi untuk pariwisata India. Akibat banyak perbedaan membuat Bunty Sharma membunuh istrinya sebelum akhirnya dia bunuh diri. 
 
Ini sepotong kisah penyelidikan yang tengah berlangsung oleh Kepala Kepolisian Agra Shalabh Mathur yang bertugas menangani kasus tersebut, sebagaimana warta AP pada Sabtu (22/2/2014). Willinger dan Sharma saling berjumpa setahun silam saat keduanya berada di Taj Mahal, Agra. Waktu itu, Willinger bersama seorang temannya bertandang ke destinasi paling sohor di Agra. Sementara, Sharma tengah menarik rickshaw  di kawasan Taj Mahal pula.

Jadilah, cinta pun bersemi. "Keduanya naik ke pelaminan pada Oktober lalu," kata Mathur.

Pasca-pernikahan, Willinger (35) memilih untuk mengganti namanya menjadi Kiran Sharma. Ia juga diterima bekerja di bidang promosi pariwisata di Agra. Kantor tempat Kiran Sharma bekerja adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat.

Kuat dugaan, imbuh Mathur, pasangan itu berjumpa dengan berbagai pengalaman perbedaan yang tajam. Makanya, dalam waktu relatif singkat, keduanya berpisah. "Catatan penyelidikan menunjukkan kalau keduanya berupaya untuk rujuk kembali. Bahkan, mereka sempat bertemu dengan konsultan pernikahan," lanjut Mathur.

Tapi, maut berkata lain. Pada Kamis (20/2/2014) malam, Sharma mengajak Kiran berjalan-jalan. Rupanya, Sharma melampiaskan niat membunuh Kiran. Alhasil, Sharma menusuk Kiran berkali-kali hingga tewas. "Jasad Kiran dengan banyak luka tusukan dicampakkan begitu saja di jalanan," ujar Mathur.

Tak berhenti di situ, Sharma yang usianya tiga tahun lebih muda dari Kiran pulang ke rumah. Ia menyalakan kompor gas di rumahnya. Sharma memantik api hingga terjadilah ledakan dashat di rumahnya itu. "Sharma memilih bunuh diri," kata Mathur sembari menambahkan kalau sampai kini pihaknya masih mencari informasi kediaman mendiang Kiran di AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X