Kompas.com - 21/02/2014, 18:32 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pemerintah Filipina meminta pemerintah Norwegia menjadi penengah melanjutkan dialog damai dengan pemberontak komunis (CPP). Sebelumnya, Pendiri CPP Jose Maria Sison mengumumkan akan melanjutkan dialog dengan pemerintah Filipina, dalam hal ini Presiden Benigno Aquino III. Tapi, Sison meminta lokasi dialog berada di tempat netral.

Selama ini, tulis AP  pada Jumat (21/2/2014), Norwegia memang menjadi penengah dalam dialog tersebut. Pembicaraan damai terhenti sejak 2011. Waktu itu, CPP meminta agar beberapa komandan mereka yang ditahan pemerintah Filipina dibebaskan.

CPP yang menjadi payung organisasi Tentara Rakyat Baru (NPA) dan Front Nasional Demokratik (NDF) sudah melakukan pemberontakan sejak empat dekade terhadap pemerintah Filpina. "Kami mengupayakan agar pertemuan dan dialog menghasilkan konklusi damai,"kata penasihat Presiden Filipina untuk Proses Perdamaian Teresita Deles soal permintaan kepada Norwegia itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.