Kompas.com - 19/02/2014, 21:32 WIB
Unjuk rasa di ibu kota Ukraina, Kiev berubah menjadi bentrokan berdarah antara para demonstran menghadapi polisi. Akibatnya sejumlah orang dikabarkan tewas. DMITRY SEREBRYAKOV / AFPUnjuk rasa di ibu kota Ukraina, Kiev berubah menjadi bentrokan berdarah antara para demonstran menghadapi polisi. Akibatnya sejumlah orang dikabarkan tewas.
EditorErvan Hardoko
BRUSSELS, KOMPAS.com - Para menteri Uni Eropa dijadwalkan menggelar rapat terkait krisis politik Ukraina yang berujung pada bentrok berdarah pada Kamis (20/2/2014).

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton pada Rabu (19/2/2014), mengatakan Uni Eropa tengah mempertimbangkan aksi lebih keras kepada Ukraina, termasuk sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kerusuhan di Kiev itu.

"Semua opsi akan dibahas, termasuk langkah-langkah terhadao represi dan pelanggaran HAM," kata Ashton.

Dalam perkembangan terakhir dalam krisis politik di Ukraina, sedikitnya 25 orang tewas dalam bentrokan sepanjang Selasa (18/2/2014), telah membunyikan alarm peringatan terhadap komunitas internasional.

Sementara itu, Uni Eropa juga mengupayakan dialog antara pemerintah Ukraina dan oposisi. Untuk keperluan itu, Ashton telah meminta Menlu Polandia Radoslaw Sikorski untuk berangkat ke Kiev mewakili 28 anggota Uni Eropa.

Sejauh ini, Uni Eropa masih menolak desakan AS untuk melakukan tindakan keras terhadap Ukraina dan tetap memilih membuka komunikasi dnegan Presiden Viktor Yanukovych.

Namun, kini dengan para pemimpin Eropa mengatakan tangan Yanukovych berlumuran darah, maka Ashton harus menggelar pertemuan luar biasa para Menlu Uni Eropa, membahas nasib Ukraina.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X