Kompas.com - 09/02/2014, 02:36 WIB
Penari menyambut kedatangan penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Citilink mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan rute Jakarta-Semarang (PP), Jakarta-Yogyakarta (PP), Jakarta-Malang (PP), dan Jakarta-Palembang (PP). Pengalihan rute ini untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Selain Citilink, menurut rencana, pada Februari dan Maret ini Garuda Indonesia dan AirAsia juga mengalihkan sejumlah penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma. KOMPAS/HERU SRI KUMOROPenari menyambut kedatangan penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Citilink mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan rute Jakarta-Semarang (PP), Jakarta-Yogyakarta (PP), Jakarta-Malang (PP), dan Jakarta-Palembang (PP). Pengalihan rute ini untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Selain Citilink, menurut rencana, pada Februari dan Maret ini Garuda Indonesia dan AirAsia juga mengalihkan sejumlah penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Singapura menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Penerbangan Uni Eropa (UE)-ASEAN 2014 pada 11-12 Februari mendatang. Informasi dari UE yang diterima Kompas.com pada Jumat (7/2/2014) menunjukkan kalau KTT ini adalah yang pertama kali diselenggarakan sebagai media untuk mendiskusikan manfaat, promosi, dan peningkatan hubungan sektor penerbangan UE dan ASEAN. Tiga penyelenggara KTT ini adalah Direktorat Jenderal Komisi Eropa untuk Mobilitas dan Trasnport, ASEAN Air Transport Working Group, dan Sekretariat ASEAN.

Khusus bagi Indonesia, sebagaimana data UE tertanggal 5 Desember 2013, masih ada 55 maskapai penerbangan Indonesia yang dilarang terbang ke kawasan UE. Sampai kini, UE hanya mengizinkan Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Mandala Airlines, Ekspres Transportasi Antarbenua, dan Indonesia Air Asia. UE masih menganggap keselamatan dan keamanan penerbangan oleh maskapai penerbangan Indonesia belum memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) 2013-2015 Muhammad Arif Wibowo, menurut data UE tersebut, mengatakan kalau pekerjaan rumah penerbangan nasional adalah keselamatan dan keamanan penerbangan. Dua hal ini menjadi pokok penting Indonesia untuk menghadapi era penerbangan bebas Asia Tenggara atau ASEAN Open Skies mulai 2015 mendatang.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.