Jutaan Anak Perempuan Afrika Disunat

Kompas.com - 07/02/2014, 14:58 WIB
Sunat terhadap alat kelamin perempuan marak dilakukan di Afrika APSunat terhadap alat kelamin perempuan marak dilakukan di Afrika
EditorEgidius Patnistik
Hari Kamis, 6 Februari, diperingati sebagai Hari Internasional “Tidak Ada Toleransi Bagi Mutilasi Alat Kelamin Perempuan" atau FGM, yang disponsori PBB.

PBB mengatakan jutaan anak perempuan di Afrika  menghadapi praktek ini. Di Liberia tidak ada aturan menentang sunat atau mutilasi alat kelamin perempuan dan praktek ini merupakan hal yang umum terjadi.

Pada saat seperti ini setiap tahun perempuan-perempuan desa di Margibi County mengajak anak-anak perempuan ke hutan untuk memperkenalkan mereka pada komunitas rahasia perempuan yang dikenal sebagai sande. Sebagai bagian dari inisiasi ini, mereka memotong klitoris anak-anak perempuan ini.

Beberapa perempuan bicara pada VOA tentang praktek ini dengan syarat VOA tidak menggunakan nama mereka karena di Liberia bicara tentang praktek FGM merupakan hal yang tabu.

“Kami berada lebih dari enam bulan di hutan dan mengajari anak-anak perempuan ini tentang praktek-praktek tradisional lain. Terus terang beberapa anak perempuan meninggal dalam proses ini. Beberapa lainnya jatuh sakit. Tetapi kami menggunakan jamu-jamuan tradisional untuk mengobati mereka. Kami tidak punya pilihan lain. Ini tradisi kami.”

Acara inisiasi ini terjadi dalam masyarakat pedesaan di Liberia. Diperkirakan hampir separuh perempuan Liberia telah mengikuti inisiasi sande ini.

Pemerintah Liberia mengatakan menentang praktek FGM, tetapi tidak  menyatakan praktek itu sebagai kejahatan.

Kementerian Urusan Pembangunan dan Jender Liberia mengeluarkan pernyataan akhir Januari lalu yang menyerukan penduduk Liberia untuk tidak melakukan mutilasi alat kelamin terhadap anak perempuan sebagai bagian inisiasi sande karena hal itu berbahaya.

Tetapi perempuan-perempuan dalam komunitas sande mengatakan mereka tidak akan berhenti.

“Kami mendengar pemerintah meminta untuk menghentikan praktek ini. Bagaimana kami menghentikan sesuatu yang telah kami lakukan sejak lama disini?  Ini merupakan bagian dari kebudayaan kami.”

Anak perempuan belum disunat tidak diijinkan menghadiri pertemuan-pertemuan komunitas atau ikut serta dalam proses pengambilan keputusan di tingkat lokal.  Ia dianggap “tidak bersih.”  Bahkan kelak dalam hidupnya ia bisa menghadapi tuduhan sebagai tukang sihir.

Beberapa aktivis mengatakan praktek FGM melanggar hak asasi anak perempuan dan menimbulkan komplikasi kesehatan serius, termasuk  kesulitan ketika melahirkan.

Tetapi menentang praktek sunat alat kelamin perempuan merupakan hal berbahaya di Liberia. Pada tahun 2012 rumah seorang aktivis dibakar setelah ia berbicara tentang hal itu di forum PBB di New York. Seorang wartawan lokal bahkan mendapat ancaman  akan dibunuh setelah menerbitkan artikel tentang  FGM.

Beberapa aktivis hak perempuan di Liberia mengatakan kepada VOA akan dibutuhkan waktu lama dan banyak dialog sampai masyarakat pedesaan Liberia mengubah cara  hidup mereka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X