Diperberat, Ancaman Hukuman Pelaku Sunat Perempuan

Kompas.com - 05/02/2014, 15:52 WIB
Negara Bagian New South Wales memperberat ancaman hukuman pelaku sunat perempuan abcNegara Bagian New South Wales memperberat ancaman hukuman pelaku sunat perempuan
EditorEgidius Patnistik
Pemerintah Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, meningkatkan ancaman hukuman maksimum untuk pelaku mutilasi genital atau sunat perempuan dari 7 tahun menjadi 21 tahun.

Pemerintah NSW juga menyatakan sebagai tindakan kriminal membawa seorang anak perempuan keluar dari negara bagian itu untuk menjalani mutilasi genital atau sunat perempuan.

Menteri Pelayanan Komunitas Pru Goward mengatakan, UU baru itu akan menutup celah yang sebelumnya memungkinkan orang membawa anak perempuannya keluar negeri untuk menjalani prosedur tersebut tanpa ancaman hukuman.

Pemerintah NSW berharap dengan adanya UU baru itu lebih banyak lagi kasus akan disidangkan.

Menteri Komunitas Victor Dominello mengatakan, sulit mengetahui seberapa luas masalah ini di NSW karena praktik itu diliputi kerahasiaan.

Menurut dia, mutilasi genital perempuan adalah praktik yang biadab. "Dengan UU baru ini Pemerintah NSW mengirim pesan yang sangat jelas bahwa praktik itu tidak akan ditoleransi," katanya.

NSW kini menerapkan hukuman paling berat di Australia, sama dengan Tasmania.

Menteri Kesehatan Jillian Skinner mengatakan, sering kali staf medis yang mendeteksi dan melaporkan kasus-kasus mutilasi genital perempuan dan melakukan  perawatan jangka panjang bagi para korban.

"Melalui Layanan Komunikasi Kesehatan Multikultural, pihak berwenang akan membantu menyusun kampanye pendidikan untuk komunitas-komunitas yang beragam budayanya guna meningkatkan kesadaran tentang hukuman berat itu dan dampak kesehatan jangka panjang bagi para korban," jelas Skinner.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X