Bom Tentara Suriah Tewaskan 46 Warga Sipil

Kompas.com - 03/02/2014, 09:27 WIB
Helikopter pasukan pemerintah menjatuhkan drum-drum berisi bom. BBCHelikopter pasukan pemerintah menjatuhkan drum-drum berisi bom.
EditorEgidius Patnistik
Pasukan Pemerintah Suriah dilaporkan menewaskan sedikitnya 46 warga sipil di Aleppo, kota di bagian utara negara itu. Kelompok pegiat Suriah, SOHR, mengatakan, helikopter pemerintah menjatuhkan drum-drum berisi bahan peledak ke Aleppo.

Penggunaan bom drum dikecam oleh para pegiat hak asasi manusia karena mengenai kawasan meluas yang tidak terpusat pada sasaran tertentu.

Laporan SOHR menyebutkan, sebanyak 33 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam serangan di daerah Al-Bab pada Sabtu (1/2/2014), sementara 13 lainnya di kawasan timur kota tersebut.

Sejumlah anggota kelompok pemberontak juga tewas dalam serangan Sabtu.

Pasukan pemerintah melancarkan serangan atas kawasan yang dikuasai kelompok pemberontak di Aleppo dalam beberapa pekan belakangan.

Sementara Rusia, sekutu utama Pemerintah Damaskus, menghambat upaya PBB untuk mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan udara atas warga sipil di Aleppo. Menteri Pertahanan Suriah Jenderal Fahd al-Freij mengunjungi Aleppo, Jumat (31/1/2014) pekan lalu, dan memuji tentara pemerintah atas kemenangan dan pembebasan sejumlah wilayah di Aleppo.

PBB memperkirakan lebih dari 100.000 orang tewas dalam konflik berdarah di negara itu sejak maraknya perlawanan atas pemerintah Presiden Bashar al-Assad sekitar tiga tahun lalu.

Upaya internasional untuk mendamaikan kedua pihak yang bertikai di Suriah lewat perundingan di Geneva, pekan lalu, masih belum membuahkan hasil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X