Kompas.com - 30/01/2014, 17:48 WIB
Polisi Yaman bersama Iftikhar (8), bocah perempuan yang akan dinikahkan orang tuanya. Polisi berhasil menggagalkan pernikahan dini itu setelah mendapatkan laporan dari aktivis setempat. Gulf NewsPolisi Yaman bersama Iftikhar (8), bocah perempuan yang akan dinikahkan orang tuanya. Polisi berhasil menggagalkan pernikahan dini itu setelah mendapatkan laporan dari aktivis setempat.
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com — Kepolisian Yaman menahan seorang pria selama enam hari setelah dia mencoba menikahkan putrinya yang berusia delapan tahun dengan keluarganya di provinsi Ibb. Demikian aparat keamanan setempat kepada Gulf News, Rabu (29/1/2014).

Sepekan sebelumnya, sebuah situs berita independen Yaman, Al Masder, mengabarkan Iftikhar (8) akan dinikahkan dengan saudara sepupunya pada 23 Januari di kawasan Al Souhoulm, Provinsi Ibb.

Akibat pemberitaan itu, para aktivis setempat mendesak kepolisian dan organisasi HAM menghentikan pernikahan dini itu.

Ternyata seruan itu direspons kepolisian. Kepala Kepolisian IBB, Brigjen Mohammad Al Qudisi kemudian mengirimkan pasukannya ke wilayah Souhoul untuk menghentikan pernikahan tersebut.

"Polisi datang tepat waktu. Persiapan pernikahan itu sudah hampir selesai," kata Al Qudisi kepada Gulf News.

Saat mendengar kedatangan polisi, ayah Iftikhar mengunci sang putri dan ibunya di dalam rumah, lalu melarikan diri.

Seorang wartawan setempat, Yasser Abad, mengatakan, ibu Iftikhar awalnya menentang rencana pernikahan itu. Namun, dia menyerah setelah ayah Iftikhar mengancam akan menceraikannya.

"Polisi sangat kooperatif dan setuju mengirim pasukan untuk menghentikan pernikahan itu. Kami mempertaruhkan nyawa kami untuk menghentikan pernikahan itu. Kami sebenarnya khawatir kami akan diancam ayah Iftikhar," kata Abbas.

Polisi kemudian membawa bocah perempuan itu dan menyerahkan dia kepada sang paman yang sebelumnya menghubungi para aktivis saat mendengar kemenakannya itu akan dinikahkan.

"Paman gadis itu sangat marah saat mendengar rencana pernikahan tersebut, namun dia tak berdaya menghentikannya. Lalu dia menghubungi kami sehari sebelum hari pernikahan," kata Abdul Yousifi, seorang aktivis anti-pernikahan anak-anak.

Polisi dengan cepat langsung menahan ayah Iftikhar dan langsung menanyai sang ayah soal motifnya ingin menikahkan anaknya yang masih duduk di sekolah dasar itu.

"Dia mengatakan sudah berjanji bahwa kemenakannya akan menikahi Iftikhar saat laki-laki lain menolak untuk menikahinya," demikian kepolisian.

Polisi memutuskan tidak memenjarakan ayah Iftikhar terlalu lama, selain karena dia mengaku salah, alasan lainnya dia adalah pencari nafkah keluarganya.

"Dia juga bersumpah tidak akan menikahkan putrinya sebelum cukup usia," kata Al Qudisi.



Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X