Kompas.com - 30/01/2014, 16:45 WIB
EditorErvan Hardoko
QUETTA, KOMPAS.com — Seorang ulama berpengaruh yang mendukung Taliban Afganistan ditembak mati di kota Quetta, Pakistan. Demikian keterangan kepolisian, Kamis (30/1/2014).

"Dua penembak tak dikenal yang mengendarai sepeda motor menembak mati Maulana Abdullah Zakiri, saat dia tengah menuju ke masjid Rabu malam," kata seorang perwira polisi Abdul Razzaq.

Razzaq menambahkan Zakiri sudah cukup lama tinggal di Quetta dan diyakini tidak mempunyai musuh atau perselisihan dengan seseorang. Keluarga Zakiri menuding intelijen Afganistan sebagai dalang pembunuhan sang ulama.

Menurut sumber dari Taliban Afganistan, Zakiri (80) adalah guru dan penasihat pemimpin spiritual Taliban, Mullah Omar. Seperti halnya keluarga Zakiri, Taliban juga menuding intelijen Afganistan sebagai pelaku pembunuhan.

Abdul Sattar Chishti, seorang pemimpin partai politik pro-Taliban Jamiat Ulema-e-Islam Nazariati, mengatakan, Zakiri adalah pendukung perlawanan terhadap pasukan asing di Afganistan.

"Kami yakin intelijen Afganistan ada di balik pembunuhan Maulana Zakiri karena di masa lalu intelijen juga membunuh para ulama," ujar Chishti.

Sementara itu, pakar Afganistan, Rahimullah Yusufzai, mengatakan, pembunuhan Zakiri menimbulkan kekhawatiran besar di antara Taliban Afganistan.

Yusufzai mengatakan, Maulana Zakiri lahir di Kandahar, tempat kelahiran Taliban, tetapi tidak bergabung dalam pemerintahan Taliban di Afganistan pada 1996-2001.

"Namun kemudian dia menjadi pendukung utama perang terhadap psukan NATO yang dipimpin AS setelah 2001. Dia bahkan menerbitkan fatwa soal melawan tentara asing," Yusufzai memaparkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.